Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Update Kehadiran Pabrik Volkswagen dan Hyundai di Indonesia

Kabarnya pabrik Hyundai sudah pasti hadir di Indonesia, lantas bagaimana dengan VW?
Berita
Minggu, 14 Oktober 2018 10:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Dua merek otomotif besar yang hadir dari berbeda belahan dunia dikabarkan akan membangun pabrik di Indonesia. Kedua merek tersebut adalah Hyundai dan Volkswagen.

Mungkin mereka melihat potensi pasar otomotif Indonesia di masa mendatang yang tampak amat menggiurkan. Banyak yang menanyakan mengenai sejauh apa proses dari kedua merek tersebut untuk hadir ke tanah air. Pihak Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menjelaskan bahwa keduanya punya progres yang berbeda-beda. 

“VW baru berencana bikin pabrik di sini. Tapi sepertinya masih rada jauh (rencana pembangunannya),” beber Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo yang ditemui OtoDriver di sela-sela peresmian dealer Mercedes-Benz di Serpong, Tangerang beberapa hari lalu.

Sedangkan Hyundai ternyata sudah lebih matang, bahkan pihak Hyundai sudah terang-terangan membuka rencana membuat basis produksi di tanah air beberapa tahun ke depan. Keseriusannya pun juga sudah dibuktikan dengan, penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) investasi pabrik ketika Presiden Joko Widodo berkunjung ke Korea Selatan dan bertemu empat pemimpin perusahaan besar asal ‘Negeri Ginseng’.

Menurut Nangoi, Hyundai sudah pasti membuat pabrik di Tanah Air. Hanya saja, ia belum menyebut nilai investasinya. Tapi dipastikan pabrik ini akan memproduksi mobil-mobil terjangkau Rp 100 jutaan dan juga bakal memproduksi produk-produk Hyundai yang akan diimpor.

“Kapasitas produksinya 120 ribu per tahun. Untuk (merakit) seluruh produk di Indonesia. Untuk mobil-mobil penumpang (berkapasitas mesin) kecil,” tegasnya.


Tags Terkait :
Hyundai Volkwagen Pabrik Wolkswagen
H

Hariawan Arif

Reporter

r

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Update Kehadiran Pabrik Volkswagen dan Hyundai di Indonesia

Kabarnya pabrik Hyundai sudah pasti hadir di Indonesia, lantas bagaimana dengan VW?

7 tahun yang lalu

Berita
GIIAS 2024 Hadir Lebih Awal dan Jadi Yang Terbesar Dari Yang Pernah Ada

GIIAS 2024 bakal digelar pada bulan Juli 2024. Akan ada apa saja?

2 tahun yang lalu


Berita
Inilah Bukti Hyundai Selalu Berinovasi di Mobil Listrik

Inovasi jadi kunci utama Hyundai raih sukses global

2 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Hyundai Akan Lakukan Lakukan Alih Fungsi Baterai Bekas EV Untuk Listrik Listrik Rumah Di AS

Hyundai gandeng perusahaan lokal AS

4 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Begini Cara Dunlop Edukasi Ban Terbaru Blue Response TG Ke Masyarakat

Melalui program tersebut, DUNLOP ingin masyarakat untuk mengenal langsung karakteristik ban BLUE RESPONSE TG melalui berbagai aktivitas interaktif.

1 jam yang lalu


Berita
3 Hal Yang Membuat Toyota Corolla Cross Salah Satu SUV Hybrid Terbaik

Toyota Corolla Cross Hybrid menjadi salah satu SUV medium yang cukup menarik di pasar Indonesia.

4 jam yang lalu


Berita
Geely EX2 Bakal Hadir Di Eropa Bernama E2

Geely EX2 akan dipasarkan di kawasan Uni Eropa dengan nama Geely E2.

5 jam yang lalu


Berita
Tank 300 Dapatkan Up-Grade Besar Di China, Begini Tanggapan GWM Indonesia

Spesifikasi GWM Tank 300 facelift China mencakup wheelbase lebih panjang 260 mm serta approach angle yang lebih baik. Simak tanggapan GWM Indonesia soal rencana update model tersebut.

6 jam yang lalu


Berita
Penjualan Toyota Di Australia Tetap Nomor Satu, Tapi BYD Mulai Membuntuti

Toyota masih memimpin penjualan di Australia, namun saat ini ada pesaing dari Tiongkok yang mengusik.

18 jam yang lalu