Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Toyota Indonesia Berharap Komponen Baterai Mobil Listrik Dibuat Lokal

"Komponen baterai itu kan banyak, kita punya oportunity untuk menjadi global suplay chain."
Berita
Minggu, 27 Mei 2018 11:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Menyongsong masa depan dengan mengadirkan mobil listrik di Indonesia masih jadi perbincangan hangat. Jika sebelumnya Gaikindo berharap pelaku industri Indonesia bisa membuat baterai Lithium secara lokal, pandangan berbeda disuarakan pabrikan mobil terbesar di Indonesia, Toyota.

Pihak PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) berpendapat bahwa sebaiknya pelaku industri lokal tak ngotot membuat baterai Lithium secara utuh. Menurut Warih Andang Tjahjono, Presiden Direktur PT TMMIN (25/5), selain tak adanya Lithium di sumber daya alam Indonesia, proses dan pembuatan baterai jenis tersebut sangatlah mahal dan memakan waktu.

"Baterai mobil listrik itu sendiri kan terdiri dari beberapa komponen, nah di Indonesia ini yang sudah terbukti ada kan Nikel dan Kobalt ya di Morowali (Sulawesi Tengah)," ujar Warih. 

Dua unsur tersebut diharapkan Warih untuk bisa segera diolah menjadi inisiasi produksi komponen bateri mobil listrik. Ya, hanya komponennya, bukan baterai secara utuh siap pakai.

"Komponen baterai itu kan banyak, kita punya oportunity untuk menjadi global suplay chain kalau Nikel dan Kobalt itu bisa kita komplitkan dengan 'apa yang cocok dengan dia'. Misalnya, baterai itu ada 100 parts, nah Nikel dan Kobalt itu cocok dengan part apa? Misal dengan motornya. Nah itu kita punya potensinya kalau kita bisa mengekstrak, men-smelter dan membuat part-nya baterai. potensi kita untuk kompetitif banyak, kita bisa menjadi global suplay chain-nya batterai parts!," jelas Warih bersemangat.

Warih yang merupakan orang Indonesia pertama menjadi Presdir PT TMMIN itu percaya akan lebih efektifnya kalau negeri ini bisa menjadi pembuat komponen baterai mobil listrik saja. Namun semuanya tentu kembali pada kebijakan dan langkah pemerintah untuk memanfaatkan sumber daya alam dan riset untuk mewujudkannya.


Tags Terkait :
Toyota Mobil Listrik
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Tips
Pentingnya Ritual Cuci Mobil Teratur

Cuci mobil sebagai bagian dari perawatan kendaraan.

12 jam yang lalu

Berita
Penjualan EV Menurun, Hybrid Justru Meningkat Berkat Veloz Dan HR-V

Data Gaikindo: Penjualan mobil hybrid naik 21,3% capai 16.940 unit Jan-Maret 2026, didorong Veloz dan HR-V, sementara EV menurun.

1 hari yang lalu

Berita
Tiga Model Nissan Yang Irit, Bisa Saingi Mobil Listrik Saat Ini

Tiga model Nissan e-Power irit BBM saingi mobil listrik: Kicks (24,8 km/l), Serena (19-22 km/l), X-Trail (23,2 km/l) dengan pengalaman EV.

1 hari yang lalu


Berita
Denza D9 Gen 2 Segera Dijual, Kini Bisa Charge Lebih Cepat

Harga Denza D9 2026 dengan baterai Blade 2.0 mulai Rp873 juta di China. Pengisian 10-70% dalam 5 menit, varian PHEV dan BEV bertenaga tinggi.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Toyota Rekrut Ribuan Karyawan Baru Untuk Proyek Century Dan GR GT3

Sebagai simbol pesan dari Toyota soal arah pengembang produk di masa depan.

10 jam yang lalu


Tips
Pentingnya Ritual Cuci Mobil Teratur

Cuci mobil sebagai bagian dari perawatan kendaraan.

12 jam yang lalu


Mobil Listrik
Dua Model Hyundai Dengan Nama Planet Bakal Diperkenalkan Di Beijing Auto Show 2026

Ioniq Universe Hyundai untuk pasar China debut di Beijing Auto Show 2026 dengan Venus dan Earth Concept berbasis platform E-GMP.

13 jam yang lalu


Berita
Begini Cara Daihatsu Lebih Akrab Dengan Anggota Komunitas

Daihatsu gelar turnamen olahraga Sahabat Klub Daihatsu 2026 di Sunter, Jakarta Utara. Lebih dari 400 peserta dari 21 klub ikuti bulutangkis, padel, tenis meja, hingga e-sport.

16 jam yang lalu


Mobil Listrik
GWM Tegaskan Tidak Tertarik Kembangkan EREV

GWM tolak kembangkan EREV karena efisiensi rendah 13% dibanding direct-drive pada kecepatan menengah-tinggi, ungkap Presiden Mu Feng saat peluncuran platform GWM One.

16 jam yang lalu