Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pertamax Turbo Akhirnya ada di Kalimantan Barat

Meluncur di Pontianak, Pertamax Turbo tembus lebih dari Rp 10 Ribu per liter.
Berita
Kamis, 30 Agustus 2018 14:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Untuk pertama kalinya Pertamax Turbo resmi hadir di Pontianak, Kalimantan Barat. Bahan bakar yang memiliki RON 98 ini dihadirkan oleh PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VI, pada Rabu, 29 Agustus 2018 kemarin.

Peluncuran berlangsung di SPBU COCO Ahmad Yani, sekaligus menjadi official fuel Pontianak International Bike Week 2018. Sebenarnya ada dua SPBU lainnya yang juga dihadiri oleh Pertamax Turbo.

“Untuk tahap awal produk ini dijual di 3 SPBU di Kota Pontianak yakni SPBU COCO 6170181 di Jalan Ahmad Yani, SPBU 6478106 Jalan M Yamin, SPBU 63781002 Jalan 28 Oktober dan 1 SPBU di Singkawang yakni SPBU Pasir Panjang. Harga jual perdana yang ditetapkan adalah Rp 11.100 per liter,” kata Teuku Johan Miftah, Branch Manager Marketing Pertamina Kalbarteng dalam siaran persnya.

Selain meluncurkan produk Pertamax Turbo, pada kesempatan ini Pertamina MOR VI juga meluncurkan program loyalti Sobat Pertamax Pontianak. Program ini dikhususkan bagi komunitas otomotif yang telah setia menggunakan produk BBM non subsidi Pertamina. Beberapa keuntungan seperti hadiah bulanan dan mingguan serta kesempatan, menggelar kegiatan komunitas dengan dukungan dari Pertamina

Sebagai informasi, Pertamax Turbo terbukti mampu memenuhi kebutuhan teknologi mesin terkini (turbocharger dan supercharger). Memiliki keunggulan untuk meningkatkan driveability kendaraan sehingga lincah bermanuver, akselerasi mesin menjadi lebih bagus karena torsi yang dihasilkan lebih tinggi, meningkatkan kecepatan maksimal (top speed) kendaraan, meningkatkan tenaga mesin kendaraan dan menyempurnakan pembakaran bahan bakar pada mesin. Dengan ini diklaim cocok digunakan bagi kendaraan dengan perbandingan kompresi lebih dari 12.


Tags Terkait :
Pertamina Pertamax Turbo SPBU
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Harga BBM Wilayah Jabodetabek Untuk 1 Maret Melonjak

Untuk SPBU Shell masih belum ada stok hingga saat ini.

1 hari yang lalu


Berita
Awal Februari Harga BBM Di Wilayah Jakarta Turun Lagi

Penurunan harga di bulan Februari termasuk signifikan jika dibandingkan harga bulan Januari

1 hari yang lalu


Berita
BBM Non Subsidi Wilayah Jakarta Turun Harga Serempak

Harga yang naik ataupun turun secara berkala mengikuti tren harga minyak dunia dari nilai tukar rupiah.

1 hari yang lalu


Berita
Harga BBM Pertamina Turun, BBM Swasta Naik

Pasokan BBM swasta diperkirakan normal pada minggu pertama bulan September

2 bulan yang lalu


Terkini

Tips
Cek Kondisi Kaki-Kaki Lebih Akurat Dengan Teknologi Ini

Proses lanjutan tinggal penggantian komponen yang terdeteksi mengalami kerusakan setelah pengecekan dengan metode ini.

8 menit yang lalu


Berita
Dewa Motorsport, Pasang Target Tinggi Dan Membangun Ekosistem Balap Di 2026

Dewa United Motorsport resmi mengikuti 6 cabang balap di 2026.

38 menit yang lalu


Berita
Honda Dan Sony Batalkan Proyek Mobil Listrik Mereka

Honda dan Sony batalkan proyek mobil listrik Afeela. Pengembangan sedan serta SUV EV oleh Sony Honda Mobility dihentikan akibat perubahan strategi elektrifikasi Honda.

3 jam yang lalu


Berita
Denza Bakal Ciptakan Supercar, Bertenaga 1.000 Hp

Denza gelar kampanye penamaan supercar Denza Z tenaga 1000 hp untuk varian hardtop, convertible, dan track-focused. Pengujian di Nürburgring sedang berlangsung.

4 jam yang lalu


Bus
Masa Lebaran 2026 Kemenhub Lakukan Ramp Check Ke Puluhan Ribu Bus

Ramp check bus Lebaran 2026 Kemenhub periksa 60.946 unit. 63,59% diizinkan operasi, 11,70% dilarang akibat teknis utama dan administratif.

5 jam yang lalu