Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mazda Indonesia "Takut" Boyong Sedan Ke Indonesia Gara-gara Hal ini

Karena regulasi pajak sedan cukup tinggi, pihak Mazda telah mempertimbangkan memboyong model sedan ke Indonesia
Berita
Kamis, 22 Februari 2018 13:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Mazda3 Sedan telah diperkenalkan oleh Mazda Global. Mereka mengklaim bahwa model tersebut merupakan sedan paling irit bahan bakar yang pernah diperkenalkan oleh Mazda.

Kendati demikian, PT Eurokars Motor Indonesia selaku APM Mazda masih memikirikan matang-matang untuk memboyong Mazda3 Sedan ke tanah air. Hal ini juga disebabkan oleh tingginya pajak sedan.

"Kalau sedan penjualannya jujur masih sedikit, ya. Mungkin karena terkendala hal pajak," ujar Roy Armand Affandy selaku Presiden Direktur Eurokars Motor Indonesia, saat diwawancarai di Jakarta, Selasa (20/2).

Roy juga menambahkan bahwa pihaknya akan mempertimbangkan kembali jika skema pajak sedan telah dibuat ringan oleh pemerintah.

"Kami akan lihat nanti lah perkembangan perubahan kebijakan pajak nanti seperti apa. Kalau ada perubahan, tentu kami akan pertimbangkan kembali untuk membawa sedan lebih banyak," tambahnya.

Masih kata Roy, model sedan baik Mazda3 maupun Mazda6 merupakan produk yang laris di luar negeri.

“Kalau di luar itu tergantung negaranya, tapi rata-rata Mazda6, Mazda3 sedan juga ada di luar. Di Indonesia, market-nya kan masih belum masuk untuk sedan, jadi belum kita bawa. Kalau market-nya berkembang dan memungkinkan, tentu kita akan coba masukkan," tutup Roy.


Tags Terkait :
Mazda Mazda3 Mazda6
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Komunitas Mazda Biante Gelar Kopdar Pada Masa New Normal

Pada masa pelonggaran status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau new normal diberlakukan pemerintah, mulailah satu persatu kegiatan dilakukan komunitas otomotif di beberapa wilayah

5 tahun yang lalu


Berita
Selamat Tinggal MPV Mazda

Seperti yang diketahui, MPV masih menjadi segmen mobil yang paling laris di Indonesia. Namun hal tersebut tidak berpengaruh pada Mazda.

6 tahun yang lalu


Berita
Update Penjualan Mazda Indonesia Jelang Tutup 2019

Tren penjualan mobil di tahun 2019 mengalami penurunan secara nasional.

6 tahun yang lalu


Berita
Mazda Ngotot Posisikan Diri Sebagai Merek Premium. Ini Alasannya

Merek Mazda selalu memposisikan dirinya lebih premium ketimbang brand Jepang lainnya.

7 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Changan Deepal S05 Dijual Mulai Rp 500 Jutaan, Intip Spesifikasinya

Setelah beberapa kali diperlihatkan ke khalayak ramai, kini Changan merilis harga resmi Deepal S05. Berikut detail harga dan spesifikasinya.

3 jam yang lalu


Truk
Isuzu Krawang Plant Sudah Produksi 300.000 Unit Sejak 2015

Jumlah produksi tahunan sudah mencapai 45 ribu unit.

6 jam yang lalu


Mobil Listrik
Kia Bakal Pamer Mobil Listrik Rakitan Lokal di GIIAS 2026, Ini Bocorannya

Pasar mobil listrik akan kembali mendapatkan opsi baru, bukan dari produsen China, namun datang dari brand Korea Selatan.

7 jam yang lalu


Berita
SPY SHOT: Smart #2, Titisan ForTwo Versi Terbaru

Smart #2 versi listrik murni kini memasuki tahap validasi fisik global menjelang debut model produksinya di Paris Motor Show pada Oktober 2026.

13 jam yang lalu


Berita
Geely Nekat Hadikan SUV ICE Turbo di Era EV dan Hybrid, Ini Alasannya

Berbeda dengan merek-merek mobil terkini yang gencar menawarkan mobil elektrifikasi, Geely justru baru saja menghadirkan sebuah SUV dengan mesin bensin konvensional.

14 jam yang lalu