Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Dolar Naik, Harga BMW Ikut Naik?

Kendati demikian, hal tersebut rupanya tak berpengaruh pada pabrikan mobil asal Jerman, BMW.
Berita
Jumat, 11 Mei 2018 11:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Nilai tukar Dolar Amerika Serikat terhadap Rupiah kembali menguat sampai Rp 14.000 per hari ini (10/8). Dengan terjadinya hal ini, disinyalir bakal berdampak pada produsen otomotif yang berada di tanah air.

Kendati demikian, hal tersebut rupanya tak berpengaruh pada pabrikan mobil asal Jerman, BMW. Jodie O’Tania selaku Vice President Corporate Communications BMW Group Indonesia mengungkapkan bahwa mata uang Euro yang dijadikan patokan untuk memasarkan mobilnya di Indonesia.

"Dolar naik tidak ada pengaruhnya. Karena patokan kita kan Euro, bukan Jerman. BMW kan berasal dari Jerman," papar Jodie kepada wartawan saat ditemui di Tangerang (4/5).

Sambungnya, dengan naik Dolar Amerika Serikar, tidak berpengaruh pada animo masyarakat terhadap produk BMW.

"Berkaca pada pameran yang digelar di JiExpo April lalu, animo masyarakat masih sangat baik terhadap BMW. Produk terbaru kita, yakni X3 terbukti menyumbang 10 persen dari total SPK. Artinya, dollar naik tidak berpengaruh pada produk kita. Kalau produk lain mungkin berpengaruh,” kata Jodie.

"Untuk itu sebagian besar mobil BMW dirakit secara lokal di Indonesia. Di antaranya adalah. BMW Seri 7, BMW Seri 5, BMW Seri 3, BMW X5, BMW X3 dan BMW X1. Maka dari itu, kenaikan Dolar seperti ini tak berpengaruh untuk produk kami," tutupnya.


Tags Terkait :
BMW
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Tiga BMW M Diluncurkan Serentak, Model Station Wagon Dibanderol Rp 2 Miliaran

BMW meluncurkan tiga model terbaru dari divisi performance M. Tiga model serentak diluncurkan yang terdiri dua coupe yakni M2 dan M2 CS, serta M3 Touring yang berwujud station wagon.

9 jam yang lalu


Berita
BMW i3 50 xDrive 2026, Sosok Seri 3 Terbaru Yang Sebenarnya

BMW akan hadirkan prduk terbaru dengan perubahan radikal atas spsifikasi maupun desain mulai paruh kedua 2026

1 hari yang lalu


Berita
Denza N9 SUV Lawan BMW X7 Terpergok Dalam Pengujian, Berikut Bocoran Spesifikasinya

Denza N9 spesifikasi vs BMW X7 terungkap saat prototipe SUV PHEV tiga baris diuji di Australia dengan setir kanan, tenaga gabungan 680 kW, dan akselerasi 0-100 km/jam dalam 3,7 detik.

1 hari yang lalu


Berita
BMW M4 Terbaru Akan Punya Karakter Bonnet Klasik Lagi

Tidak akan ada lagi penampilan kidney grill ukuran besar seperti yang beredar sekarang. Tampilan era baru bakal lebih fresh.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Aurus Senat Pesaing Maybach, Sedan Rusia Tunggangan Vladimir Putin

Bisa dilengkapi proteksi untuk hadapi lontaran roket maupun granat.

7 jam yang lalu


Berita
Tiga BMW M Diluncurkan Serentak, Model Station Wagon Dibanderol Rp 2 Miliaran

BMW meluncurkan tiga model terbaru dari divisi performance M. Tiga model serentak diluncurkan yang terdiri dua coupe yakni M2 dan M2 CS, serta M3 Touring yang berwujud station wagon.

9 jam yang lalu


Berita
BAIC T1 Sudah Tiba di Indonesia, Simak Spesifikasinya Sebelum Dijual

BAIC T1 merupakan model terbaru yang segera dijual BAIC Indonesia. Lihat spesifikasinya.

13 jam yang lalu


Berita
Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor DKI Jakarta Masih Sampai Agustus

Tidak perlu membayar denda bunga keterlambatan.

14 jam yang lalu


Berita
SPY SHOT: Honda Avancier di Thailand, SUV Flagship Rival Palisade

Bukan rahasia lagi jika Honda tengah menghadapi tekanan besar di pasar Asia akibat persaingan ketat dari pabrikan asal Tiongkok.

17 jam yang lalu