Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Skandal Emisi Diesel, Ini Bentuk Kompensasi Volkswagen Untuk Konsumennya

Volkswagen akan menawarkan paket kompensasi untuk para konsumennya terkait skandal emisi.
Berita
Rabu, 10 Februari 2016 08:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Volkswagen akan menawarkan paket kompensasi untuk para konsumennya terkait skandal emisi. Hal itu setidaknya akan diberikan pada sekitar 600,000 pemilik VW bermesin diesel di Amerika Serikat yang emisi mobilnya melebihi batas ambang legal.

Dilansir dari Reuters, pada 7 Februari 2016 kemarin VW masih belum memutuskan dalam bentuk apa paket kompensasi itu nantinya diberikan ke konsumen. Namun kabarnya pilihannya bisa dalam uang tunai, pembelian kembali oleh VW, perbaikan, atau bahkan penggantian mobil. 

Bahkan pada Jumat (5/2) pabrikan asal Jerman itu menunda untuk mengumumkan hasil penjualan di 2015. Hal tersebut diketahui karena hingga saat ini VW masih merinci total beban keuangannya akibat skandal emisi dieselnya.

Otoritas yang berwenang di Amerika Serikat bulan lalu menolak opsi VW untuk memperbaiki mobil-mobilnya yang bermesin diesel 2.000 cc yang sebelumnya sudah terpasang perangkat lunak yang mampu memanipulasi emisi. Dari hal itu mungkin saja pilihan yang akan diambil adalah membeli kembali kendaraan konsumennya. 

BACA JUGA

"VW adalah perusahaan penting di Jerman, Eropa, dan dunia. Itulah mengapa kami akan tetap mempertahankannya selama dana dan korporasi ini eksis," ujar Yngve Slyngstad, CEO lembaga keuangan yang mengucurkan dana untuk VW. 


Tags Terkait :
Volkswagen Skandal Emisi Diesel
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Volkswagen Hadirkan 2 Model Baru Khusus Pasar Cina, Kolaborasi Dengan Xpeng

Volkswagen resmi memperkenalkan dua mobil listrik terbaru untuk pasar China, yakni crossover ID.

3 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Xpeng GX Belum Ke Pasar Indonesia, G9 Kemungkinan Bakal Masuk Duluan

Bos besar Xpeng mengatakan kemungkinan SUV G9 untuk pasar Indonesia

3 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Inilah Mobil Listrik Pertama VW Yang Diproduksi di China, Akan Ada 5 Model Lagi Sampai 2027

ID.UNYX. akan menjadi mobil listrik VW pertama yang diproduksi di pabrik mereka yang terletak di China. Ke depannya, akan ada banyak EV lainnya yang akan diproduksi di sana.

2 tahun yang lalu


Berita
VW ID.Buzz 'The Icon Collection' Punya Tiga Pilihan Warna

Ketersediaan tiga pilihan warna eksterior berikut tiga pilihan warna interior.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

1 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

3 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

4 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

6 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

7 jam yang lalu