Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Kenapa BMW Berani Merakit Seri-7 di Indonesia?

BMW Seri-7 merupakan salah satu produk paling mutakhir dan canggih. Apa yang membuat BMW yakin bisa memproduksinya di Indonesia dengan kualitas sama seperti Jerman?
Berita
Sabtu, 3 Desember 2016 06:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

BMW Indonesia resmi meluncurkan model tertinggi mereka yaitu seri-7 yang dirakit secara lokal di pabrik perakitan PT Gaya Motor, Sunter (30/11). Mengapa mereka berani merakitnya di Indonesia?

Ternyata permintaan dan peminat sedan berdesain cantik ini yang sangat tinggi di Indonesia jadi pendorong utama. Maka BMW Indonesia merasa berani untuk merakit mobil yang menjadi flagship alias model tertinggi dari BMW.

“Karena kami melihat permintaan yang cukup tinggi, maka kami memutuskan untuk produksi secara lokal," jelas Jodie O'tania selaku Head of Corporate Communications BMW Group Indonesia yang dikutip DetikOto.

Selain permintaan pasar lokal, BMW Indonesia juga mengemban misi transfer teknologi kepada tenaga kerja asli Indonesia. Dengan adanya Seri-7 CKD, otomatis memanfaatkan sumber daya manusia dari Indonesia dan bisa belajar teknologi tinggi dari prinsipal BMW mengingat Seri-7 adalah model tertinggi.

“Paling penting adalah transfer ilmu dengan memberikan pengetahuan kepada generasi muda Indonesia. Seperti pada saat pelatihan 7 Series, ada orang-orang dari Gaya Motor yang dikirim ke Jerman untuk dapat pelatihan langsung dari ahlinya di sana, dan banyak kesempatan untuk mendapat informasi, teknologi dari ahlinya di BMW," bangga Jodie.

Lebih lanjut, BMW menjamin kalau kualitas perakitan mobil ini tidak akan ada bedanya dengan Jerman. Itu karena peralatan maupun manusianya telah sesuai dengan standar tinggi yang ditetapkan prinsipal BMW di Jerman.

Keuntungan merakit lokal, pajak lebih rendah serta biaya pengiriman menurun drastis. Hasilnya harga bisa ditekan, atau semisal dijual dengan harga sama pun fitur bisa ditingkatkan.


Tags Terkait :
Bmw Seri-7
H

Hariawan Arif

Reporter

r

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mengenal Maextro S800, Sedan Premium Terlaris Di Tiongkok

Bahkan penjualannya mengalahkan produk-produk merek Jerman.

1 hari yang lalu


Berita
Diam-Diam BMW Capai 2 Juta Unit Produksi EV, Pemimpin Segmen Premium

BMW capai produksi 2 juta kendaraan listrik sepenuhnya. Unit ke-2 juta, i5 M60 xDrive, dirakit di pabrik Dingolfing, Jerman.

5 hari yang lalu


Berita
Xiaomi Bikin Pusat Riset EV Di Eropa, Bosnya Mantan Desainer BMW

Xiaomi Auto resmikan pusat riset EV di Munich, Jerman. Dipimpin mantan desainer BMW Rudolf Dittrich, tim ahli kembangkan performa tinggi untuk YU7 GT.

1 minggu yang lalu

Berita
Ini Dia BMW Seri-3 Generasi Terbaru, Gunakan Penggerak Full Elektrik

Nama BMW i3 mungkin langsung teringat pada hatchback mungil dengan desain nyentrik.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Kuartet Produk Honda Pamit Dari Tiongkok Tahun Ini

Serbuan produk baru yang nyaris tanpa henti jadi salah satu penyebabnya.

2 jam yang lalu


Berita
Chery QQ Dari Waktu Ke Waktu

Versi pertamanya sempat dianggap produk contekan.

7 jam yang lalu


Berita
Begini Spesifikasi BYD Atto 1 Termurah Yang Resmi Dirilis

BYD Atto 1 mendapatkan varian baru di Indonesia.

10 jam yang lalu


Berita
Chevrolet Camaro Bakal Bangkit Lagi Dari Kubur Di 2027

Camaro akan kembali pada generasi VII setelah kebangkitan kembali yang kedua.

11 jam yang lalu


Berita
Penjualan Terus Anjlok, Honda Akan Stop Produksi Beberapa Model Di Cina

Honda mempercepat penyesuaian produksinya di Tiongkok seiring sejumlah model bermesin konvensional maupun elektrifikasi seperti ZR-V, Fit, Accord e:PHEV, dan e:NS1.

12 jam yang lalu