Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ilmuwan: Mobil Autonomous Dikhawatirkan Bisa Jadi Sarana Seks Bebas

Seorang ilmuwan mengkhawatirkan hadirnya mobil autonomous dari segi perilaku penggunanya. Ia menilai mobil itu memudahkan seks bebas.
Berita
Minggu, 8 Mei 2016 09:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Mobil autonomous kini di Amerika Utara sudah mulai beredar dan teknologinya terus dikembangkan. Dengan dimanjakannya para penumpang dengan kemampuan mobil yang bisa mengemudi sendiri tentu nyaris tak ada lagi aktivitas mengemudi oleh manusia di dalamnya.

Hal ini tentu menjadikan aktivitas penumpang di dalam mobil jadi lebih bebas dan leluasa. Dari hal itu, seorang pengamat dan ilmuwan memprediksi aktivitas seksual bisa saja jadi lebih bebas dilakukan di mobil yang mampu mengemudi sendiri itu. Alasannya tentu saja privasi lebih terjaga karena mobil dalam keadaan berjalan. Uniknya, ilmuwan tersebut juga berkecimpung dalam pengembangan mobil autonomous.

"Saya memprediksi hal itu (seks bebas) bisa terjadi. Saat komputer mengambil alih kemudi maka akan ada waktu lebih banyak untuk bermesraan di dalam mobil," ujar Barrie Kirk, ilmuwan dari Canadian Automated Vehicles Centre of Excellence yang dikutip dari Daily Mail (5/5). "Pengemudi cenderung mempercayakan kerja otomatisasi kendaraan lalu fokus mereka akan teralihkan dari jalan ketika fitur autopilot sudah diaktifkan," tambah Barrie. 

Bukan hanya tak baik secara etika, namun hal itu mengundang bahaya pula. Karena sesungguhnya mobil autonomous tak boleh dibiarkan beroperasi sendiri. Tetap harus ada seseorang di dalam mobil yang siap mengambil kendali.

BACA JUGA

Departemen Perhubungan dan Lalu Lintas Kanada saat ini masih terus menyempurnakan aturan mobil autonomus. Peraturan yang berlaku di Kanada saat ini memang tidak melarang penggunaan mobil canggih ini di jalanan. Tapi dalam catatan peraturannya, ditegaskan bahwa setiap penumpang harus benar-benar sigap mengambil alih kemudi manakala terjadi kejadian dan manuver yang berpotensi bahaya.

Hingga 2020, penjualan mobil autonomous memang masih dibatasi, bahkan dilarang di banyak negara. Salah satu alasan memang untuk membuat peraturan yang dibutuhkan terlebih dahulu.


Tags Terkait :
Autonomous
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mercedes, Volvo dan Google Ambil Tanggung Jawab Bila Autonomous Kecelakaan

Hambatan utama peluncuran autonomous dari segi hukum selama ini adalah siapa yang bertanggung jawab bila mobil tanpa sopir terlibat kecelakaan.

10 tahun yang lalu


Berita
Inikah Wujud Apple iCar?

Apple sudah menetapkan dirinya sebagai industri otomotiff pada Desember 2015 lalu. Proyek mereka adalah membuat mobil autonomous. Akan seperti inikah bentuknya?

10 tahun yang lalu


Berita
Google Temui Ford Untuk Mobil Autonomous

Setelah Mercedes-Benz dan Chevrolet, kini Ford temui Google untuk perundingan proyek mobil autonomous drive.

10 tahun yang lalu


Berita
Mudik In Style 2024: Volvo XC90 Recharge Jabodetabek-Tasikmalaya PP Tanpa Isi Bahan Bakar

Volvo XC90 Recharge PHEV, irit , bertenaga dan bergengsi

1 tahun yang lalu


Truk
Kembangkan Truk Otonom, Volvo Gandeng Perusahaan Start Up Aurora

Produsen truk asal Swedia, Volvo yang resmi bermitra dengan startup self-driving Aurora untuk mengembangkan truk otonom di Amerika Utara.

5 tahun yang lalu


Berita
Honda Klaim Paling Siap Produksi Massal Mobil Otonom Level 3. Apa Itu?

Honda dikabarkan paling siap untuk memproduksi mobil otonom secara massal.

5 tahun yang lalu


Berita
Waduh, Toyota Tunda Pengetesan Mobil Autonomous Karena Tabrakan

Toyota dikabarkan menghentikan pengujian mobil otonomnya di jalan raya karena telah terjadi insiden yang menewaskan seorang perempuan.

8 tahun yang lalu


Berita
10 Merek Mobil yang Paling Banyak Dicari di Google Selama 2017

Honda ternyata tak menjadi mobil terpopuler di Google lagi seperti tahun lalu.

8 tahun yang lalu


Terkini

Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

13 jam yang lalu


Berita
Jetour Pamer Kehebatan 2 SUV Yang Akan Masuk Indonesia

Jetour G700 T2 i-DM test drive Indonesia: Media uji SUV hybrid off-road dan PHEV di lintasan ekstrem, siap masuk pasar lokal.

13 jam yang lalu


Mobil Listrik
BYD Siapkan Supercar Formula X, Diproduksi 2027

BYD Formula X produksi 2027: Supercar listrik murni 1.000 hp dari Fang Cheng Bao dengan desain futuristik, scissor doors, dan kabin pengemudi-sentris.

15 jam yang lalu


Berita
Lepas Siapkan Beberapa Model Baru PHEV dan EV Untuk Indonesia

Lepas siapkan model PHEV EV baru L8 E6 Indonesia. Brand Chery premium target 40 dealer tahun ini, hadirkan L8, E6, L4, L6 ramah lingkungan.

15 jam yang lalu


Berita
Toyota Land Cruiser FJ Malah Dibanderol Lebih Murah Dari Fortuner

Harga Toyota Land Cruiser FJ Thailand: 1.269.000 Bath (Rp678 juta), lebih murah dari Fortuner Leader G ke atas di Bangkok Motor Show 2026.

16 jam yang lalu