Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mercedes, Volvo dan Google Ambil Tanggung Jawab Bila Autonomous Kecelakaan

Hambatan utama peluncuran autonomous dari segi hukum selama ini adalah siapa yang bertanggung jawab bila mobil tanpa sopir terlibat kecelakaan.
Berita
Sabtu, 10 Oktober 2015 13:00 WIB
Penulis : Handi Cahyono


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Ada beberapa hambatan yang harus diatasi bagi pabrikan sebelum meluncurkan produk autonomous. Di antaranya adalah kendala hukum. Di luar masalah teknologi yang sedang dikembangkan, harus ada kejelasan tentang hukum yang mengatur bagaimana, dimana, dan kapan model kendaraan auto-pilot ini bisa legal berkeliaran di jalanan umum. Dan ini bukan perkara mudah.  

Permasalahan yang akan muncul adalah; siapa yang akan bertanggungjawab bila terjadi kecelakaan bila terjadi saat mobil tanpa kendali sopir.

Beberapa pabrikan raksasa saat ini sedang berusaha memuluskan langkahnya untuk bisa mendapatkan izin beroperasi bagi mobil autonomous mereka.  Volvo, Google, dan Mercedes-Benz mengatakan bahwa mereka akan menerima tanggungjawab penuh bila produk kendaraan autonomousnya mengalami dan menjadi penyebab kecelakaan.

Hakan Samuelsson, CEO Volvo akan mengumumkan hasil pembicaraan di Washington D.C. minggu depan. Dia juga akan menjelaskan bagaimana jenis kendaraan ini bisa dipasarkan nantinya. “AS berisiko kehilangan posisi terdepan karena kurangnya pedoman federal untuk pengujian dan sertifikasi kendaraan autonomous,” kata Samuelsson. “Eropa pun masih terkesan tambal sulam dengan aturan ini, tapi pasti malu bila AS pertama kali meloloskan.”

BACA JUGA

CBS News melaporkan bahwa baik Google maupun Mercedes-Benz mengklaim mereka juga akan menerima tanggung jawab bila kendaraan tanpa sopir mereka kecelakaan. Mereka mau menerima itu karena yakin bahwa kecil sekali kemungkinan terjadi kecelakaan.

Saat ini, ada empat negara bagian AS yang memperbolehkan pengetesan kendaraan autonomous di jalan raya; California, Nevada, Florida dan Michigan.  NHTSA (kemenhub AS) saat ini sedang mengkaji standarisasi yang baku untuk seluruh negeri.  Kemungkinan nantinya setiap kendaraan akan diwajibkan untuk berkemampuan saling komunikasi.


Tags Terkait :
Autonomous Google Mercedes Volvo
H

Handi Cahyono

Reporter

n/a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Masih Pentingkah Peran Pengemudi Dalam Teknologi Autonomous?

Begini tanggapan pakar Safety Driving tentang peran pengemudi di mobil autonomous.

8 tahun yang lalu


Berita
Peraturan Baru, Mobil Di CIna Dengan Sistem ADAS Level 3 Wajib Punya Blackbox

Pemerintah Tiongkok melalui Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi atau Ministry of Industry and Information Technology (MIIT) merilis draf terbaru yang memuat standar keselamatan wajib

3 bulan yang lalu


Berita
Fitur ADAS Di Suzuki Fronx Paling Lengkap Di Kelasnya? Ini Detailnya

Fronx dilengkapi dengan 12 sistem ADAS. Apa saja?

1 tahun yang lalu


Truk
Truk Tanpa Sopir Ala MAN, Paling Aman?

Karena ‘robot’ bekerja secara konsisten

2 tahun yang lalu


Pikap
Honda Bikin Pikap Tanpa Sopir

Bisa jadi alternatif kendaraan kerja yang multifungsi

3 tahun yang lalu


Berita
Denza D8 Dapat Bintang Lima Tes Keselamatan ANCAP

SUV berukuran besar Denza D8 mendapatkan nilai lima bintang dalam tes keselamatan.

3 bulan yang lalu

Berita
Mudik In Style 2024: Volvo XC90 Recharge Jabodetabek-Tasikmalaya PP Tanpa Isi Bahan Bakar

Volvo XC90 Recharge PHEV, irit , bertenaga dan bergengsi

2 tahun yang lalu


Berita
Pengemudi Wuling Almaz Tidur Dan Makan Di Tol Dengan Fitur Radar, Ini Kata Pakar Safety Driving

Beredar sebuah video viral yang menampilkan pengendara Wuling Almaz RS sedang menikmati fitur radar.

4 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Xforce Hybrid Resmi Meluncur Rp 445 Juta, Siap Delivery Di Agustus

Mitsubishi Xforce Hybrid resmi meluncur di Indonesia dengan harga Rp 445 juta OTR Jakarta. Varian HEV pertama Mitsubishi ini diproduksi lokal dan siap dikirim Agustus 2026.

1 jam yang lalu


Berita
5 Keunggulan MG ZS Hybrid+ Dibandingkan Honda HR-V Hybrid, Toyota Yaris Cross Hybrid dan Mitsubishi XForce Hybrid

MG ZS Hybrid+ sudah dijual di Indonesia dan langsung bersaing dengan SUV compact hybrid lainnya. Ini beberapa keunggulan MG ZS.

5 jam yang lalu


Pikap
Ini Harga dan Skema Cicilan Toyota New Hilux 2.8 Diesel 4x4 Dan New Hilux Battery EV AWD

Varian EV ada garansi baterai 8 tahun atau 160.000 kilometer.

6 jam yang lalu


Truk
Pihak ESDM Meyakinkan B50 Aman Buat Mesin Diesel

Sudah melewati berbagai pengujian di mesin diesel multi sektor.

7 jam yang lalu


Truk
Perkuat Layanan, Hino Resmikan Dealer Baru di Banyuwangi

PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) bersama PT Indomobil Prima Niaga (IPN), perluas jaringan layanan melalui dealer terbaru Hino di Banyuwangi, Jawa Timur.

8 jam yang lalu