Hal ini coba diakomodasi oleh PO Haryanto yang membuka keberangkatan malam mulai pekan lalu
5 tahun yang lalu
Pasalnya, Bejeu membuka pemberangkatan subuh dari kawasan Balaraja dan Bitung di Kabupaten Tangerang, Banten ke Kudus dan Jepara
Ironisnya, insiden ini terjadi di saat yang bersamaan dengan dinas perdana Rubya menjadi armada antarkota antarprovinsi.
Mulai dari demo buruh menentang UU Cipta Kerja dan demo mengecam aksi presiden Prancis.
Perjalanan pertama bus yang dinamai Rubya itu, akan dimulai hari ini, Senin (2/11) dengan jalur Seri L.
Rute tersebut merupakan Koridor 3 Ngemplak yang baru mulai berjalan tanggal 22 Oktober lalu.
Pemberangkatan rute ini baru dimulai pada 24 Oktober nanti.
Semua layanan tersebut menggunakan bus Gunung Harta kelas Eksekutif dengan fasilitas seat 2-2, AC, TV LCD dan toilet.
Jakarta Auto Week semula akan dihelat pada 15 Oktober 2020. Acara pengganti GIIAS ini nyatanya juga gagal berlangsung.
Ada beberapa halte yang harus mengalami perbaikan akibat kerusuhan tersebut
Untuk rute jarak jauh ini, Bejeu menyediakan bus tipe tronton Scania K410iB dengan balutan bodi Legacy SR2 XHD Prime dari Karoseri Laksana.
Perjalanan perdana rute ini akan dimulai pada Sabtu (26/9) sore dari Jakarta. Namun untuk waktu keberangkatannya akan reguler pagi dan sore.
Hal ini berdampak pada biaya operasional yang makin berat bagi perusahaan otobus (PO).
Sederet PO mengumumkan untuk tetap melayani penumpang antarkota dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.
Meski diumumkan sejak tanggal 9 September, namun hingga Jumat belum ada edaran terkait kebijakan saat PSBB untuk agen-agen di Pulo Gebang.