BUS-TRUCK - PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI), selaku distributor resmi Mercedes-Benz Trucks dan Buses di Indonesia, bersama PT Armada Trans Persada (ATP), secara resmi menginagurasi diler Mercedes-Benz Trucks di kota Mempawah, Kalimantan Barat.
Kalimantan Barat telah menjadi salah satu wilayah penting dan berkembang di Indonesia untuk sektor transportasi, logistik, perkebunan, konstruksi, serta perdagangan lintas batas. Didukung oleh gerbang strategis seperti Pelabuhan Dwikora, Pelabuhan Kijing, serta konektivitas melalui koridor Trans-Kalimantan hingga Lintas Batas Negara Entikong, wilayah ini memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas barang.
“Pembukaan dealer ini bukan sekadar penambahan fasilitas baru. Hal ini mencerminkan komitmen kami untuk menempatkan pelanggan sebagai prioritas dan hadir lebih dekat dengan lokasi bisnis mereka. Kalimantan Barat merupakan salah satu wilayah dengan pertumbuhan penting di Indonesia, didukung oleh koridor logistik, pelabuhan, perkebunan, proyek konstruksi, serta aktivitas perdagangan lintas batas,” jabar President Director PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia, Antonio Randazzo, dalam sambutannya.
Berlokasi di bilangan Raya Wajok Hilir KM 12, Mempawah, dealer ATP berdiri di atas lahan seluas 3.212 meter persegi dengan luas bangunan 720 meter persegi. Fasilitas ini dilengkapi dengan area servis dan perbaikan, fasilitas overhaul, gudang suku cadang, area pencucian kendaraan, peralatan diagnostik, serta layanan Roadside Assistance 24 jam.
Untuk menghadirkan kualitas layanan yang optimal, fasilitas ini didukung oleh tim mekanik yang telah mendapatkan pelatihan dan sertifikasi, serta memiliki keahlian dan pengetahuan teknis yang dibutuhkan untuk melakukan perawatan dan perbaikan kendaraan niaga Mercedes-Benz sesuai dengan standar global.
Fasilitas baru ini mencerminkan strategi DCVI yang lebih luas untuk memperkuat dukungan kepada pelanggan di seluruh Indonesia melalui tiga prioritas utama, yaitu menempatkan pelanggan sebagai prioritas, memperluas kehadiran Mercedes-Benz Axor di berbagai koridor transportasi utama di Indonesia, serta terus memperkuat jaringan purnajual yang mendukung pelanggan di mana pun mereka beroperasi. Ujungnya Diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan waktu operasional kendaraan, efisiensi, serta produktivitas bisnis dalam jangka panjang.


Baca juga: Potensi Pasar Truk Logistik Terus Tumbuh, DCVI Ungkap Tantangan Makin Ketat dari Merek China
Baca juga: Mercedes-Benz Truk Ungkap Jenis-Jenis Truk, Begini Proses Pembuatannya
Sudah ada 24 dealer truk bus Mercedes-Benz di seluruh Indonesia
Peresmian di Mempawah merupakan bagian dari upaya DCVI yang lebih luas dalam memperkuat ekosistem Mercedes-Benz Trucks melalui kerja sama yang erat dengan pelanggan, dealer, dan mitra bisnis. Seiring dengan terus berkembangnya jaringan transportasi dan logistik Indonesia, DCVI juga memperkuat kehadiran Mercedes-Benz Axor di berbagai koridor komersial dan logistik utama.
Didukung oleh jaringan dealer yang telah berkembang menjadi lebih dari 24 lokasi di seluruh Indonesia serta kemampuan manufaktur lokal melalui PT Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia (DCVMI), DCVI terus berinvestasi untuk menghadirkan produk yang andal dan dukungan purnajual yang komprehensif bagi pelanggan di seluruh Indonesia.
Fasilitas manufaktur DCVMI di Cikarang, Jawa Barat, berdiri di atas lahan seluas 15 hektar dengan kapasitas produksi tahunan hingga 5.000 unit truk dan bus. Kegiatan produksinya di dalam negeri telah mencakup sasis bus Mercedes-Benz dan truk Mercedes-Benz Axor, yang mendukung komitmen jangka panjang perusahaan terhadap industri kendaraan niaga di Indonesia.
Antonio kemudian memungkaskan pernyataannya bahwa pihak DCVI selama 56 tahun beroperasi di Indonesia, dan juga seiring 130 tahun kehadirannya di dunia, menegaskan untuk terus berkomitmen terhadap inovasi dan kesuksesan pelanggan. Sembari berambisi menjadi mitra bisnis tepercaya bagi pelanggan di mana pun mereka beroperasi dan terus memberikan nilai dan mendukung industri-industri yang menggerakkan Indonesia. (EW)












