BerandaMobilityBus

PO Bagong Borong 61 Unit Bus Hino Di GIIAS 2026

Dilakukan untuk penambahan armada serta peremajaan unit.
Bus
Penulis: Erie W. Adji
Selasa, 4 Agustus 2026 11:00 WIB
Bus - PO Bagong Borong 61 Unit Bus Hino Di GIIAS 2026

Hino RM280 ABS Retarder jadi sasis bus dengan tingkat keamanan maksimal saat ini. (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Bagikan ke:

BUS-TRUCK – Di sela perhe;atan GIIAS 2026  PT Bagong Dekaka Makmur memborong 61 unit bus Hino. Masing-masing satu unit Hino Bus RM 280 ABS Retarder, 30 unit Hino Bus 136 MDBL, dan 30 unit Hino Bus GB 150 L. 

Penyerahan simbolis (1/8/2026), dilakukan oleh Sales & After Sales Director PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI), Susilo Darmawan, kepada Budi Susilo selaku pemilik Bagong Transport. 

Dari total pembelian tersebut, Bagong Transport menjadi perusahaan otobus pertama di Indonesia yang membeli dan menggunakan Hino Bus RM 280 ABS Retarder yang dirilis perdana saat GIIAS 2026. 

Bagong Transport sendiri adalah operator asal Malang, Jawa Timur yang telah melayani berbagai segmen transportasi penumpang di Indonesia, mulai dari Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), pariwisata, hingga layanan shuttle. 

Penambahan armada itu untuk merespon pertumbuhan bisnis dan meningkatnya ekspektasi pelanggan terhadap kualitas layanan transportasi. Sekaligus juga dalam rangka regenerasi armada guna menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi para penumpangnya.

Sebagai bus terbaru Hino yang diluncurkan di GIIAS 2026, RM 280 ABS Retarder hadir untuk menjawab kebutuhan operator bus yang semakin mengutamakan keselamatan dan kenyamanan penumpang. 

Bus ini dibekali mesin J08E-WD Euro 4 berkapasitas 7.684 cc dengan tenaga maksimum 280 PS dan kini dilengkapi Retarder Electromagnetic sebagai sistem pengereman tambahan yang membantu memperlambat kendaraan tanpa membebani rem utama. Teknologi ini memberikan tingkat keselamatan yang lebih baik, terutama saat melintasi jalan menurun, sekaligus membantu mengurangi keausan komponen rem.

Baca juga: Medium Bus Hino Terus Rambah Wilayah Sumatra 

Baca juga: Hino Luncurkan Medium Bus 4x4 Spek Tambang

Foto - PO Bagong Borong 61 Unit Bus Hino Di GIIAS 2026Bagong termasuk operator bus yang agresif merambah rute baru serta meningkatkan jumlah armadanya. (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Untuk mendukung keselamatan berkendara, bus ini juga dilengkapi fitur Anti-lock Braking System (ABS) yang membantu menjaga stabilitas kendaraan saat pengereman mendadak.

Hino Bus RM 280 ABS Retarder juga mengusung Wide Air Suspension yang mampu memberikan kenyamanan lebih baik selama perjalanan serta Chassis Space Frame yang memungkinkan ruang bagasi bawah lebih luas dengan desain tembus dari sisi kiri ke kanan. 

Spesifikasi penunjang yang juga sangat krusial adalah kapasitas bagasi yang lebih besar memberikan nilai tambah bagi operator karena dapat mengakomodasi lebih banyak barang bawaan maupun kargo penumpang. 

Sementara itu, 30 unit Hino Bus GB 150 L merupakan sasis bus yang dirancang untuk memberikan kenyamanan perjalanan jarak jauh. Menawarkan kapasitas penumpang yang lebih besar serta didukung mesin Euro 4 yang tangguh dan efisien. 

Dalam sambutannya, Sales & After Sales Director HMSI, Susilo Darmawan, menyampaika apresiasinya bahwa kepercayaan Bagong Transport untuk menambah 61 unit bus Hino sekaligus menjadi pelanggan pertama Hino Bus RM 280 ABS Retarder merupakan bukti Hino mampu menghadirkan solusi transportasi yang sesuai dengan berbagai kebutuhan pelanggan. (EW)

Foto - PO Bagong Borong 61 Unit Bus Hino Di GIIAS 2026Di GIIAS 2025 Bagong juga melakukan penambahan armada bus Hino. (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

#giias2026 #hino

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan ke:

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.