OTODRIVER - EREV (Extended Range Electric Vehicle) sepertinya menjadi gelombang selanjutnya yang akan segera meramaikan peta persaingan di pasar mobil Indonesia.
Belum ada keterangan resmi, namun kabar burung yang beredar setidaknya bakal ada tiga model EREV yang bakal hadir di Indonesia dalam waktu dekat ini.
Belum ada keterangan resmi dari keempat brand tersebut namun bisa ditengarai keempatnya adalah Deepal S05 EREV, Chery J6 EREV dan BAIC BJ41 EREV.
Seperti apa profil dan spesifikasi teknis masing-masing dari mobil tersebut.?

Changan Deepal S05 EREV
SUV yang dibangun di atas platform Changan EPA 1 ini digadang bakal menjadi REEV pertama di Indonesia. Mobil ini sebelumnya pernah diperkenalkan di depan khalayak pada April silam dan kabarnya bakal diluncurkan di pasar sebelum hajatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 digelar.
Mengacu pada spesifikasi model yang dijual di Thailand, ia dibekali dengan mesin 4 silinder 16 katup VVT 1.497 cc bertenaga 95 PS dan torsi 122 Nm hadir sebagai genset. Mesin ini dibackup oleh tangki bahan bakar yang mampu menampung 44,9 liter bensin.
Baterainya menggunakan jenis Lithium Ferro Phosphate (LFP) berkapasitas 27,28 kWh, yang diumpankan pada motor listrik tipe Permanent Magnet Synchronous yang mampu mencetak daya 218 PS dan torsi instan 320 Nm yang disalurkan di roda belakang (RWD). Mobil ini menghandalkan transmisi 1 speed dalam menjalankan operasinya.
Deepal S05 REEV diklaim mampu berjalan sejauh 170 kilometer dalam model listrik murni dan sejauh 1.200 kilometer dalam model kombinasi.

Chery J6 EREV
Saat ini Chery J6 EREV disebut tengah jalani test jalan di Indonesia. Berdasar spesfisikasi di Tiongkok, SUV ini tersedia dalam penggerak RWD dan AWD (atau iWD dalam bahasa Chery).
Versi RWD memiliki motor listrik tunggal untuk gerakkan roda roda belakang dengan kekuatan dengan pilihan 133hp, 184hp dan 248 hp.
Sedangkan versi iWD menggunakan dual motor yang masing-masing menggerakkan roda depan dan belakang. Versi iWD menggunakan punya opsi dengan performa kombinasi di 279 hp, 342 hp dan 422 hp.
Pilihan baterainya 20,64 kWh untuk menjelajah dengan listrik murni di 90 kilometer dan 33,68 kWh dengan jalajah EV murni antara 135 km hingga 215 km.
Sedangkan untuk kemampuan jelajah gabungan bisa mencapai 1200 km.
Sebagai generator, Chery membekalkan mesin 1.500 cc turbo berkode SQRE4T15C dengan output 147 hp (108 kW) dan torsi puncak 210 Nm, serta memenuhi standar emisi Euro 4.

BAIC BJ41 EREV
BAIC BJ41 mungkin satu-satunya EREV dengan sasis tangga yang bakal hadir. Di China namanya BJ40e, namun BAIC Indonesia pernah mengatakan bahwa bakal menyebutnya sebagai BJ41 untuk membedakan dengan BJ30 bensin yang ada saat ini.
Mesin bensin 1.500 cc turbo muncul sebagai generator untuk menyuplai listrik bagi baterainya. Sedangkan baterai lithium terner 40,3 kWh yang dilengkapi dengan pengisian cepat DC, memungkinkan pengisian ulang 30% hingga 80% hanya dalam 30 menit.
Sedangkan penggeraknya murni menggunakan dua motor listrik pada masing-masing poros depan dan belakangnya.
BJ41 menawarkan output sistem gabungan sebesar 403 kW (540 hp) dan torsi 655 Nm. (SS)











