FIRST DRIVE: Chevrolet Colorado LT 2017

Beginilah impresi kami beroff-road dengan Chevrolet Colorado
Penulis: Hariawan Arif
Jumat, 20 Oktober 2017 09:00 WIB
First Drive - FIRST DRIVE: Chevrolet Colorado LT 2017
Bagikan ke:

OtoDriver belum lama ini merasakan sensasi mengendari pick up double cabin dengan emblem merek Amerika Serikat, Chevrolet Colorado. Namun bukan sekedar mencobanya di jalan raya, akan tetapi kami juga blusukan di medan off-road.

Bicara secara tampilan eksterior, memang antara SUV-nya yaitu Trailblazer dan Colorado masih memiliki kemiripan. Namun yang membedakan adalah sejak kabin baris kedua hingga ke belakang, ini karena Colorado merupakan mengusung platform sebuah pick up sejati.

Foto - FIRST DRIVE: Chevrolet Colorado LT 2017

General Motor Indonesia menghadirkan dua varian yang dapat dites yaitu Colorado LT dan Colorado High Country. Memang, dari segi tampilan sebenarnya tipe LT terlihat jauh lebih sederhana tanpa berbagai macam aksesoris.

Berbeda dengan tipe High Country yang hadir dengan berbagai macam aksesoris seperti delapan titik sensor parkir, lampu depan dilengkapi DRL LED, pelek berukuran 18 inci, foot step, cargo cover untuk bak belakang, skid plate bumper depan serta adanya bumper belakang.

Foto - FIRST DRIVE: Chevrolet Colorado LT 2017

Tidak mau berlama-lama, kami langsung ambil kesempatan mencoba tipe LT karena APM ini tengah fokus untuk menjual mobil gagah ini sebagai armada fleet pertambangan, maka tile LT yang dikedepankan. Masuk ke dalam kabinnya, mobil ini terasa cukup sederhana namun memiliki tingkat fungsionalitas yang baik.

Dengan interior berbalut fabric berwarna kombinasi abu-abu terang dan gelap, harusnya jok jadi lebih mudah dibersihkan. Pengaturan jok pun dapat diatur dengan mudah sehingga posisi duduk bisa sesuai keinginan pengemudi.

Foto - FIRST DRIVE: Chevrolet Colorado LT 2017

Posisi duduk terasa layaknya sebuah sedan namun dengan 'postur' Colorado yang tinggi membuat pengemudi dapat mengontrol sisi depan dan samping dengan mudah. Namun untuk bagian ujung bak belakang agak sulit terpantau mengingat dimensi mobil ini cukup panjang.

Bagaimana performa mesinnya? Colorado di Indonesia hadir dengan dua pilihan mesin yaitu mesin diesel 2.800 cc common rail dengan Variable Geometry Turbocharger (VGT) sehingga menghasilkan tenaga 200 ps dengan torsi 500 Nm. Untuk tipe LT yang kami tes ini menggendong mesin diesel 2.500 cc Duramax empat silinder Fixed Geometry Turbo-Diesel bertenaga 163 ps dengan torsi 380 Nm.

Dalam sesi media test drive ini, OtoDriver tidak melakukan pengetesan akselarasi dan impresi saat digunakan di jalan raya. Akan tetapi Chevrolet menyuguhkan trek off-road agar bisa mengetahui kemampuan Colorado di lumpur basah serta licin. Maka mode four-wheel drive dengan rasio low gear pun segera kami aktifkan.

Foto - FIRST DRIVE: Chevrolet Colorado LT 2017

Untuk mengaktifan fitur tersebut juga sangat mudah, hanya dari dari sebuah switch yang berada di belakang tuas transmisi. Pengoperasiannya bisa sangat mudah karena sistem yang dianut adalah shift-on-the-fly sehingga memindahkan dari mode 2H ke 4H bisa dilakukan hingga kecepatan 120 km/jam.

Namun untuk mengaktifkan low gear, mobil harus dalam keadaan berhenti total dan transmisi dalam posisi netral. Barulah pengemudi dapat memutar switch ke posisi 4L dan menunggu sekitar 15 detik sampai lampu indikator di instrument cluster menyala.

Tenaga besar yang dihasilkan mesin diesel Colorado ini membuatnya terasa mudah untuk melibas segala medan off-road. Torsi yang besar di putaran rendah membuatnya memiliki kemampuan crawling yang sangat istimewa. Tanjakan maupun turunan dengan sudut kemiringan yang cukup besar pun mudah dilalui.

Untuk suspensinya, Colorado patut diacungi jempol karena kemampuan jarak main (travel) suspensinya selalu memaksimalkan tapak ban ke tanah untuk memberikan traksi terbaik. Tapi soal kenyamanan, ternyata karakter antara Colorado High Country dan LT memiliki rasa yang berbeda.

Colorado High Country bisa dibilang memberikan kenyamanan seperti sebuah SUV seperti Trailblazer namun memang tidak selembut Trailblazer. Ini karena penggunaan per daun untuk suspensi belakang. Suspensi yang identik dengan mobil komersial ini sengaja dipilih Chevrolet karena memang disasar peruntukannya untuk mengangkut beban berat di bagian bak.

Namun untuk tipe LT, suspensinya terasa lebih keras dibandingkan High Country. Memang sepertinya hal ini dilakukan oleh Chevrolet karena tipe LT difokuskan untuk fleet pertambangan yang tidak terlalu membutuhkan kenyamanan namun harus kuat dan mampu diisi dengan bobot yang lebih lebih ekstrim.

Kesimpulan

Chevrolet Colorado menjadi pilihan baru untuk konsumen yang mencari pikap dobel kabin. Untuk tipe High Country menjadi yang dobel kabin yang paling bertenaga di jajaran dobel kabin yang ada di Indonesia. Selain itu mobil ini tampil menjadi yang paling baru serta memiliki kemampuan off-road yang baik dan juga memberikan kenyamanan layaknya SUV seutuhnya. Namun sayangnya, Colorado High Country juga memiliki banderol yang paling mahal di kelasnya.

Kelebihan

  • Mesin bertenaga
  • Fitur melimpah

Kekurangan

  • Harga tergolong mahal (High Country)
  • Suspensi terasa keras (tipe LT)

Spesifikasi

Harga : Rp 517 juta tipe High Country dan Rp 405 juta tipe LT

Kapasitas mesin : 2.800 cc Common rail dengan Variable Geometry Turbocharger (tipe High Country) dan 2.500 cc Duramax empat silinder Fixed Geometry Turbo-Diesel (tipe LT)

Tenaga maksimum : 200 ps dan 163 ps

Torsi maksimum : 500 Nm dan 380 Nm

Transmisi : Otomatis 6 percepatan dan Manual 5 percepatan

Penggerak : Four-wheel Drive

#chevrolet #colorado

Bagikan ke:

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.