OTODRIVER – Toyota Yaris dengan kode platform YP150 akan berakhir edar untuk pasar Indonesia di bulan April nanti.
Ini seperti mengakhiri era Yaris yang hatchback murni di pasar Indonesia sejak hadir pertama kali tahun 2006 lewat produk berkode platform XP90.
Kondisi itu berbeda dengan pasar di Eropa, Yaris berdesain hatchback murni dengan kode platform XP210 justru mendapatkan sejumlah hal baru yang disematkan untuk kemudian akan dirilis segera tahun 2026 ini juga.
Varian yang disasar pembaharuan itu adalah Mid+ (plus, Red), ini merupakan varian tertinggi dari Yaris yang beredar di pasar Benua Biru.
Penampilannya diperbaharui dengan pelek berukuran 17 inci, lebih lebar dari versi sebelumnya yang berukuran 16 inci. Dilanjutkan ke detail baut roda dengan aksen krom untuk membuat pelek dan ban bisa terkesan lebih serasi dengan lingkar fender.
Kabin juga hadir dengan desain lebih sporty ditambah detail tiga warna pada jahitan jok depan.
Untuk lebih memudahkan pengemudi, sejumlah fitur baru juga terpasang. Contohnya fitur smart entry, tombol start, dudukan charging buat gawai tanpa kabel, serta ambient light.
Satu lagi, ada warna bodi baru bernama Celestite Grey untuk unit tahun 2026.
Ragam perubahan sekaligus penambahan detail fitur fungsional tadi bukan tanpa alasan. Masukan dari banyak konsumen Yaris di Eropa menginginkan tampilan mobil yang lebih ‘fresh’ serta penambahan fitur terbaru sebagai peranti standar.


Di Eropa, keberadaan Toyota Yaris seperti punya cerita sendiri sejak muncul perdana tahun 1999. Hatchback yang satu ini kemudian memiliki identitas sebagai mobil yang punya desain serta fitur yang fungsional, efisien dalam hal operasional maupun perawatan, maupun fun to drive.
Filosofi sebuah Yaris yang dipertahankan sembari terus dikembangkan sejak awal kehadirannya adalah “Big-Small”.
Tak heran kalau penjualannya di seantero Eropa, termasuk Inggris Raya, terbilang tinggi. Ada catatan, seperti dikutip dari laman Toyota Europe, Yaris bersama Yaris Cross membukukan penjualan di angka 174.000 unit di tahun 2024.
Keduanya jadi tulang punggung eksistensi Toyota di pasar Eropa yang persaingannya sangat ketat itu. Dan produksi versi yang terbaru sudah memanfaatkan standar Toyota New Global Abchitevture GA-B yang termutakhir. (EW)











