OTODRIVER - Beredar foto-foto sebuah mobil sport listrik dua pintu yang masih dibalut kamuflase tebal saat menjalani pengujian di jalan raya Cina. Meski identitasnya belum diungkap, banyak pihak menduga mobil tersebut merupakan calon model terbaru dari Xiaomi.
Spekulasi itu muncul karena sejumlah detail desain yang masih terlihat di balik kamuflase memiliki kemiripan dengan bahasa desain Xiaomi SU7 Ultra. Bahkan, tidak sedikit yang meyakini mobil ini merupakan versi produksi dari konsep Vision GT yang sebelumnya hanya tampil dalam bentuk digital.

Salah satu ciri paling mencolok terlihat pada lampu belakang dengan grafis LED merah berbentuk melingkar, selaras dengan identitas desain lini kendaraan Xiaomi saat ini. Proporsi bodinya juga tampil rendah dan lebar, dipadukan atap bergaya fastback yang menegaskan karakter sebuah mobil sport.
Nuansa performa semakin kuat berkat penggunaan sayap belakang model swan-neck berukuran besar, diffuser belakang yang agresif, serta pelek multi-spoke dengan kaliper rem berwarna kuning. Seluruh elemen tersebut mengindikasikan mobil ini memang dirancang untuk menghadapi penggunaan berintensitas tinggi, termasuk di lintasan balap.
Meski belum ada spesifikasi resmi, mobil ini diperkirakan mengusung sistem penggerak listrik multi-motor generasi terbaru. Teknologi pendinginan baterai dan manajemen energinya diyakini merupakan pengembangan dari Xiaomi SU7 Ultra agar mampu mempertahankan performa secara konsisten saat digunakan dalam sesi berkendara berkecepatan tinggi.
Sejumlah analis juga memperkirakan mobil sport ini akan menjadi wadah bagi sistem penggerak empat motor listrik milik Xiaomi yang pernah diperkenalkan sebelumnya. Konfigurasi tersebut diklaim mampu menghasilkan tenaga hingga 2.054 hp, jauh melampaui sistem tiga motor yang saat ini digunakan pada SU7 Ultra.
Untuk mengimbangi performanya, mobil ini diprediksi dibangun di atas platform fully active chassis dengan sistem kelistrikan 48 volt. Teknologi tersebut memungkinkan setiap roda dikendalikan aktuator independen sehingga karakter suspensi dapat disesuaikan secara real-time, sekaligus meminimalkan gejala body roll ketika melibas tikungan.
Tak hanya itu, mobil ini juga disebut bakal mengadopsi sistem steer-by-wire berbasis perangkat lunak yang mampu mengoptimalkan traksi dan respons kemudi saat menghadapi gaya lateral tinggi di lintasan. Jika seluruh prediksi tersebut terbukti, mobil sport listrik Xiaomi berpotensi menjadi salah satu model performa paling ekstrem yang pernah dikembangkan pabrikan asal Tiongkok tersebut. (AW)










