OTODRIVER – Hyundai dikabarkan segera meluncurkan Ioniq V untuk pasar China mulai 29 September mendatang. Untuk pasar domestik, harga dibanderol mulai 119.900 yuan hingga 139.900 yuan atau sekitar Rp 263 juta hingga Rp 307 jutaan.
Model ini menjadi bagian penting dari strategi baru Hyundai di pasar China, sebelumnya perusahaan asal Korea Selatan ini menginformasikan akan menghadirkan 20 model baru dalam lima tahun.
Dilansir dari Carnewschina, secara tampilan, Ioniq V mengusung bahasa desain terbaru Hyundai bernama "The Origin", yang sebelumnya diperlihatkan melalui konsep Venus.
Siluet fastback dengan garis lengkung tunggal dipadukan lampu LED tajam, pintu frameless, serta spion digital membuat tampilannya berbeda dari model Ioniq global seperti Ioniq 5 maupun Ioniq 6.
Masuk ke kabin, Hyundai menghadirkan nuansa futuristis lewat layar panorama 27 inci beresolusi 4K, Horizon Head-Up Display (HUD), sistem audio Dolby Atmos delapan speaker, hingga asisten AI yang dapat dioperasikan melalui suara maupun gestur.
Tata letak dashboard yang minimalis dipadukan dengan pencahayaan ambient untuk memperkuat kesan premium.

Dari sisi performa, sedan listrik ini menggunakan baterai CATL dan dibangun di atas platform E-GMP dengan arsitektur 800 volt.
Hyundai mengklaim jarak tempuhnya mencapai lebih dari 600 kilometer berdasarkan standar CLTC, sekaligus mendukung pengisian cepat untuk meningkatkan kenyamanan penggunaan harian.
Tak hanya mengandalkan desain dan performa, Ioniq V juga dibekali teknologi lokal China, termasuk sistem bantuan mengemudi dari Momenta serta chip Qualcomm.
Kombinasi tersebut menjadi bagian dari upaya Hyundai menyesuaikan produknya dengan kebutuhan pasar China yang kini semakin kompetitif di segmen kendaraan listrik berteknologi tinggi.
Untuk pasar China, Ioniq V menantang beberapa segmen, mulai dari BYD Seal hingga Xpeng P7+. (AB)
#hyundai #hyundai-ioniq-v #hyundai-china #mobil-hyundai-di-china #harga-jual-mobil-hyundai











