OTODRIVER - Ford Motor Company dikabarkan tengah bernegosiasi dengan BYD untuk menjalin kemitraan terkait pasokan baterai untuk beberapa model kendaraan hybrid.
Seperti dilansir Carnewschina pada Jumat, (16/1) waktu setempat, kedua perusahaan tersebut masih menentukan detail spesifik dari potensi kolaborasi tersebut.
Meski demikian, salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan melibatkan Ford untuk mengirimkan baterai yang dipasok BYD ke fasilitas manufakturnya di luar Amerika Serikat.

Potensi kemitraan ini sejalan dengan perubahan strategis Ford yang baru-baru ini diumumkan untuk mengurangi operasi kendaraan listrik murni sambil meningkatkan investasi pada model hybrid.
Bulan lalu, Ford menyatakan niatnya untuk mengalihkan fokus dari kendaraan listrik sepenuhnya ke powertrain hybrid, plug-in hybrid, dan kendaraan listrik yang direncanakan menyumbang sekitar setengah dari penjualan globalnya pada tahun 2030.
Ford saat ini sedang menghadapi tantangan dari melambatnya permintaan kendaraan listrik.
Bulan lalu, perusahaan mengumumkan akan menyesuaikan strateginya dan memperkirakan akan menanggung biaya sebesar 19,5 miliar USD, terutama terkait dengan operasi kendaraan listriknya.
Kesepakatan potensial ini akan dibangun di atas hubungan yang sudah ada antara kedua perusahaan.
Pada tahun 2020, Ford mulai menggunakan baterai BYD di kendaraan yang diproduksi oleh usaha patungan Tiongkoknya dengan produsen mobil milik negara Changan.
Bertahun-tahun kemudian, BYD mendekati Ford untuk memasok baterai untuk kendaraan yang dijual di pasar lain, dengan Ford Bronco PHEV yang baru diluncurkan menggunakan baterai dari anak perusahaan BYD, Findreams. (AB)
#ford #ford-motor-company #mobil-baru-ford #harga-ford-terbaru










