OTODRIVER – Dari data penjualan yang dirilis Daihatsu, Gran Max masih mendominasi penjualan mobil Daihatsu hingga saat ini. Di tengah gempuran mobil EV murah, Gran Max tetap mendominasi kelas pick up tanah air.
PT Astra Daihatsu Motor menyebut perluasan operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah turut meningkatkan permintaan kendaraan komersial Daihatsu Gran Max, dengan kontribusi kebutuhan program tersebut mencapai sekitar 20 persen di sejumlah wilayah.
Head Domestic Marketing & Corporate Communication Division, Budi Mahendra mengatakan bahwa kontribusi kendaraan komersial Grand Max di wilayah kerjanya saat ini memegang porsi nomor satu secara total, yakni mencapai 46 persen, mengungguli segmen Low Cost Green Car (LCGC) di posisi kedua.
"Tadi kalau menyangkut MBG, sementara ini MBG banyak di kita kurang lebih 20 persen kontribusi terhadap Grand Max, kalau di wilayah saya," ujar Budi saat menghadiri acara Daihatsu Kumpul Sahabat di Bali.

Menurut Budi, tingginya kebutuhan mobilitas program pemerintah tersebut turut mendongkrak penjualan kendaraan, meski tidak menjadi satu-satunya faktor penggerak pasar otomotif komersial di wilayah tersebut.
"Selain dari itu (MBG), juga banyak sebenarnya yang lain nih. E-commerce yang tumbuh, usaha logistik itu juga banyak berpengaruh. Jadi tidak hanya dari program pemerintah, tapi juga ada customer-customer yang lain," tutur Budi.
Ia menjelaskan, untuk kebutuhan operasional prOTODRIVER – Dari data penjualan yang dirilis Daihatsu, Gran Max masih mendominasi penjualan mobil Daihatsu hingga saat ini. Di tengah gempuran mobil EV murah, Gran Max tetap mendominasi kelas pick up tanah air.
PT Astra Daihatsu Motor menyebut perluasan operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah turut meningkatkan permintaan kendaraan komersial Daihatsu Gran Max, dengan kontribusi kebutuhan program tersebut mencapai sekitar 20 persen di sejumlah wilayah.
Head Domestic Marketing & Corporate Communication Division, Budi Mahendra mengatakan bahwa kontribusi kendaraan komersial Grand Max di wilayah kerjanya saat ini memegang porsi nomor satu secara total, yakni mencapai 46 persen, mengungguli segmen Low Cost Green Car (LCGC) di posisi kedua.
"Tadi kalau menyangkut MBG, sementara ini MBG banyak di kita kurang lebih 20 persen kontribusi terhadap Grand Max, kalau di wilayah saya," ujar Budi saat menghadiri acara Daihatsu Kumpul Sahabat di Bali.
Menurut Budi, tingginya kebutuhan mobilitas program pemerintah tersebut turut mendongkrak penjualan kendaraan, meski tidak menjadi satu-satunya faktor penggerak pasar otomotif komersial di wilayah tersebut.
"Selain dari itu (MBG), juga banyak sebenarnya yang lain nih. E-commerce yang tumbuh, usaha logistik itu juga banyak berpengaruh. Jadi tidak hanya dari program pemerintah, tapi juga ada customer-customer yang lain," tutur Budi.
Ia menjelaskan, untuk kebutuhan operasional program MBG dan sektor komersial secara umum, jenis kendaraan yang diminati bervariasi tergantung pada kebutuhan spesifik masing-masing wilayah.
Pembelian kendaraan mencakup berbagai tipe mulai dari Grand Max varian tertentu seperti Luxio hingga penggerak 4x4, sementara untuk segmen kendaraan blind van banyak diserap oleh fleet user atau perusahaan logistik skala besar. (AB)ogram MBG dan sektor komersial secara umum, jenis kendaraan yang diminati bervariasi tergantung pada kebutuhan spesifik masing-masing wilayah.
Pembelian kendaraan mencakup berbagai tipe mulai dari Grand Max varian tertentu seperti Luxio hingga penggerak 4x4, sementara untuk segmen kendaraan blind van banyak diserap oleh fleet user atau perusahaan logistik skala besar. (AB)
Berikut Daihatsu Gran Max saat ini:
1. Gran Max Pick Up
| Varian | Harga |
| Pick Up 1.3 STD | Rp168,75 juta |
| Pick Up 1.5 STD | Rp174,25 juta |
| Pick Up 1.5 AC PS | Rp181,35 juta |
2. Gran Max Blind Van
| Varian | Harga |
| Blind Van 1.3 | Rp184,4 juta |
| Blind Van 1.3 AC | Rp188,6 juta |
| Blind Van 1.5 AC PS | Rp195,1 juta |
| Blind Van 1.5 AT AC PS | Rp231,55 juta |
3. Gran Max Minibus
| Varian | Harga |
| Minibus 1.3 D | Rp216,75 juta |
| Minibus 1.3 D FF | Rp223,55 juta |
| Minibus 1.5 D FF | Rp236,35 juta |
#daihatsu #gran-max #mobil-baru-daihatsu #mobil-terlaris-daihatsu #daihatsu-indonesia #daihatsu-bali











