Langsung ke konten

Bensin Tinggal Isi, Begini Rumitnya BBM Sampai ke SPBU

Mengisi BBM di SPBU mungkin hanya membutuhkan waktu beberapa menit. Namun, sebelum sampai ke tangki mobil, bahan bakar harus melewati rantai produksi dan distribusi yang panjang.

Berita Minggu, 13 September 2026 14:50 WIB
Berita - Bensin Tinggal Isi, Begini Rumitnya BBM Sampai ke SPBU
FT Rewulu (Foto :Pertamina Patra Niaga)
Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Butuh waktu beberapa menit untuk mengisi tangki bahan bakar pada mobil kita. Untuk saat ini, proses pengisian energi tersebut masih menjadi salah satu yang paling efektif dari sisi waktu.

Hal inilah yang menjadikan mobil dengan bahan bakar minyak (BBM) masih punya nilai tawar yang cukup tinggi di tengah bermunculannya pilihan lain seperti Battery Electric Vehicle (BEV) ataupun jenis lainnya seperti Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV).

Namun, di balik proses refueling yang singkat tersebut terdapat mekanisme yang rumit, panjang dan melibatkan berbagai komponen, mulai dari produksi bahan bakar hingga proses distribusinya.

Paling Rumit di Dunia

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia punya tantangan besar dalam mendistribusikan bahan bakar ke seluruh penjuru negeri.

Menurut analisis dan kajian dari lembaga riset energi internasional, Indonesia memiliki sistem distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang salah satu paling rumit di dunia. Faktor geografis menjadi salah satu penyebab rumitnya proses tersebut.

BBM yang harus didistribusikan ke berbagai wilayah Indonesia harus diangkut menggunakan moda transportasi darat, laut dan bahkan udara.

Direktur Optimasi Hilir dan Distribusi PT Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo, mengatakan bahwa di beberapa daerah terluar, BBM harus didistribusikan menggunakan pesawat terbang.

“Bahkan biaya angkutnya pun sangat mahal, bisa mencapai Rp75 ribu per liternya,” terang Hari saat ditemui di Rewulu, Bantul, Yogyakarta, (11/09/2026).

“Ini bagian tantangan yang harus dilakukan, sehingga semua warga negara Indonesia mendapatkan kesetaraan dalam mendapatkan BBM,” sambungnya.

Ini memang potret besar dari sistem dan proses distribusi BBM di tanah air. Namun, sebagai bagian dari gambaran tersebut, kita dapat melihat berbagai upaya dan kesiapan dalam proses distribusi itu di Fuel Terminal (FT) Rewulu, Yogyakarta.

Foto - Bensin Tinggal Isi, Begini Rumitnya BBM Sampai ke SPBU
FT Rewulu (Foto : Pertamina Patra Niaga)

Harus Sesuai Standar dan Memenuhi Aspek Keamanan

Dalam kesempatan kunjungan ke FT Rewulu, kita dapat melihat kesigapan Pertamina dalam melakukan proses distribusi BBM.

FT Rewulu itu sendiri mendapatkan mandat untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat di Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta dan sebagian Jawa Timur.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak rekan-rekan media melihat secara langsung perjalanan BBM di Fuel Terminal Rewulu. Mulai dari bagaimana produk diterima, disimpan, dikelola hingga kemudian disalurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelas VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora.

Menurut Kitty, keandalan operasional FT Rewulu tidak hanya didukung oleh kapasitas penyimpanan dan sistem distribusi, tetapi juga penerapan aspek Health, Safety, Security & Environment (HSSE) dalam setiap prosesnya.

“Dalam setiap perjalanan energi, aspek keselamatan menjadi prioritas. Kami memastikan fasilitas, peralatan, maupun personel siap menjalankan operasional secara aman, andal, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Sebagai hub distribusi, FT Rewulu menjadi tulang punggung pasokan energi yang melayani seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan berbagai daerah di wilayah Jawa Tengah. Selain itu, terminal ini juga menjadi transfer ke terminal lain seperti FT Madiun yang umumnya menggunakan transportasi kereta api.

Proses pengisian yang dilakukan ke truk tangki ataupun tangki gerbong pada kereta api sepenuhnya sudah didukung dengan sistem modern.

Sebagai contoh, pengisian BBM pada armada truk dilakukan melalui proses yang sudah diatur oleh komputer, sehingga jumlah BBM yang disalurkan dapat dilakukan secara presisi dan akurat. (SS)

#pertamina-patra-niaga #ft-rewulu

Suryo Sudjatmiko
Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.