Pengguna Daihatsu Dan Toyota Enggan Ikut Recall, Bahaya Nggak?

Pengguna Daihatsu Dan Toyota Enggan Ikut Recall, Bahaya Nggak?

Belum lama ini Daihatsu dan Toyota mengumumkan penarikan kembali ribuan produk mereka di Indonesia. Hal tersebut terkait potensi kerusakan pada fuel pump. Lalu apa jadinya jika konsumen nekat tak melakukan pergantian?

Bambang Supriyadi, selaku Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menjelaskan jika kondisi itu didiamkan akan mengganggu kenyamanan berkendara.

"Efek dari kerusakan pada fuel pump ini kemungkinannya mesin mati dan tenaga kurang," katanya beberapa waktu lalu.

Ditanya mengenai potensinya apakah akan membahayakan pengguna mobil karena mobil yang sulit menyala, dirinya menyatakan kecil kemungkinan. "Mobil tidak lansung mati dan berhenti di kecepatan tinggi. Tapi gejalanya brebet dulu, kemudian tenaga kurang, baru mati saat mobil berjalan pelan." urainya.

Karena itu dirinya mewanti pengguna mobil yang terkena recall, yakni Xenia, Sirion dan Terios produksi 2017-2019 untuk mengikuti program ini. Apalagi pihaknya memberi layanan pada semua kondisi mobil.

Misalnya unitnya sudah dijual, baik tangan pertama sudah ganti nama, sudah over garansinya, atau sudah diover kredit. Khusus program recall ini tetap diterima. "Saat dipakai mutasi, beli di Jakarta, domisili sekarang di Surabaya, tetap bisa dilakukan," katanya.

Pun demikian dari pihak Toyota. Dealer resmi Auto2000 mengajak untuk segera mengecek apakah nomor rangka mobil Toyota yang dimiliki masuk ke dalam program recall.

"Bila memang mobil yang dimiliki termasuk program ini, maka Auto2000 siap membantu. Bisa hubungi bengkel Auto2000 terdekat untuk booking dan melakukan penggantian komponen fuel pump secara gratis,” jelas Nur Imansyah Tara, Aftersales Division Head Auto2000.

Pihaknya menyarankan untuk mengganti komponen itu di bengkel resmi lantaran dijamin asli Toyota dan dilengkapi garansi jika di kemudian hari mengalami kerusakan.

Karena mungkin saja konsumen membeli suku cadang Toyota di tempat lain yang secara kasat mata sama persis dengan onderdil yang dijual di bengkel resmi. Padahal komponen tersebut spesifikasinya belum tentu sesuai untuk kebutuhan.

Masalah timbul jika ternyata onderdil yang diganti di luar bengkel resmi tersebut mengalami gangguan. Pihak bengkel akan menganalisa kerusakan yang terjadi, termasuk memeriksa asal-usul onderdil pengganti.

Kalau ternyata ditemukan penyebab kerusakan adalah akibat parts yang diganti di luar bengkel Auto2000, maka konsumen tidak dapat mengajukan klaim warranty atau garansi dan harus membayar penuh biaya perbaikan sesuai estimasi service advisor Auto2000.

Sebagai catatan, model yang masuk ke dalam pengumuman ini terdiri atas Alphard produksi tahun 2017-2019, C-HR 2018-2019, Corolla 2019, Camry 2019, Voxy 2018-2019, Innova 2018-2019, Fortuner 2018-2019, Hilux 2019, serta Avanza dan Rush buatan tahun 2017-2019.

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com