APAR Wajib Ada, Tapi Di Mana Posisi Yang Baik Untuk Meletakkannya?

APAR Wajib Ada, Tapi Di Mana Posisi Yang Baik Untuk Meletakkannya?

Pada awal tahun ini, pemerintah menetapkan bahwa semua mobil baru yang dijajakan di tahun 2021 wajib menyertakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan).

Intruksi tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Yes, berbondong-bondong APM memenuhi syarat tersebut dan apabila anda membeli mobil baru di tahun 2021, maka simsalabim ada APAR yang disertakan pada mobil anda.

Benar adanya jika kehadiran APAR merupakan antisipasi kemungkinan terburuk terjadi kebakaran pada mobil.

Akan tetapi masih ada yang terasa kurang, yakni mengenai bagaimana penempatannya, di mana seharusnya alat itu ditempatkan.

Berdasarkan pantauan, perangkat tersebut diserahkan bahkan dengan kondisi tergeletak begitu saja.

“Benar adanya jika APAR yang ada sertakan itu masih seperti sebuah formalitas belaka. Perangkat tersebut diletakkan bahkan tanpa ikatan bagus dan bahkan ada yang tergeletak tanpa ikatan,” terang Sonny Susmana, , Director Training Safety Defensive Consultant (SDCI) saat berbincang dengan OtoDriver (09/05/2021).

“Jika hanya diletakkan seperti itu, malah justru mengundang bahaya lainnya. Kapan itu saat terjadi kecelakaan, alat ini bisa terpental dan mengenai orang,” sambung Sonny.

Sonny mengatakan bahwa seyogyanya, perangkat ini ditempatkan pada posisi khusus yang sifatnya seragam, sama untuk semua mobil. Selain itu harus juga ditentukan braket yang mengikatnya agar mudah dibuka jika dibutuhkan.

“Coba perhatikan mobil-mobil yang CBU dari Jepang, mereka dilengkapi dengan semacam suar yang diletakkan di sebelah samping kiri di dekat kaki penumpang. Kegunaan alat ini untuk memberi tahu orang jika kendaraan yang bersangkutan sedang kondisi darurat, terlebih pada saat kabut atau salju turun,” imbuhnya. “Mereka benar-benar menerapkan aturan tersebut secara baku dan sepertinya setiap pengemudi di Jepang paham di mana letak alat tersebut dan paham cara menggunakannya,” cerocosnya.

“Harusnya hal seperti ini kita contoh dalam penempatan APAR di Indonesia. Karena dimensi relatif besar, maka bisa saja posisi penempatan antar satu dan mobil lainnya beda, namun harus jelas di manakan perangkat tersebut disimpan," imbuhnya.

Lebih jauh lagi pria ramah ini mengatakan bahwa harus ada petunjuk pelaksanaan posisi dan pemasangan APAR yag baik dan benar. Sayangnya hal ini sepertinya belum menjadi sesuatu yang baku.

Lalu bagaimana seharusnya APAR tersebut diletakkan?

1. Letakkan pada posisi yg aman, tidak terpapar langsung sinar matahari dan mudah terjangkau.  Sejauh ini yg ideal ada di bawah kolong kursi depan penumpang.

2. Ketersediaan perangkat APAR saja tidak cukup. Butuh safety introduction bagi penumpangnya. Di mana letak APAR, bagaimana cara mengoperasikannya dan juga keterangan lainnya seperti cara pakai hingga  masa umur pakai.

3. Pastikan spesifikasi APAR yang digunakan adalah sama yakni APAR berisi foam yang mampu memadamkan api kelas B, sesuai dengan kebutuhan pada kendaraan.

Sebagai catatan, APAR yang digunakan kira-kira punya berat 2 Kg sehingga tidak terlalu besar dan mudah peletakannya.

Dengan kondisi yang ada, semoga penempatan APAR segera dibakukan.

 
 

Bagikan

Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com