Renault Kwid Disulap Jadi Mobil Listrik Untuk Pasar Eropa

Renault Kwid Disulap Jadi Mobil Listrik Untuk Pasar Eropa

Renault-Nissan memasarkan produk mereka di Rumania dengan nama brand Dacia. Untuk menambah jajaran mobil masa depan mereka, pihak Renault telah mengkonfirmasi bahwa akan hadir Dacia Spring yang dibangun menggunakan basis yang sama dengan Renault Kwid. Rencananya mobil listrik ini akan mulai dipasarkan Dacia di Eropa pada 2021.

Seperti yang diharapkan, desain Spring dibuat berdasarkan mobil listrik Renault City K-ZE. Salah satu keunggulannya adalah ground clearance yang tinggi dan gaya yang tangguh layaknya crossover.

Meskipun bagian depan sudah didesain ulang dengan grill yang sepenuhnya baru, namun terlihat jelas karakter Kwid masih kentara di sana, sementara lampu belakang sudah mengusung LED yang tampil lebih mewah.

Seperti dilansir Autocarindia.com, hingga saat ini belum ada informasi teknis yang dirilis, namun demikian Dacia mengatakan versi produksi dari Spring Electric akan memiliki jangkauan lebih dari 200 km.

Mengacu pada jantung pacu yang dimiliki Renault K-ZE, mobil listrik tersebut mengandalkan motor listrik bertenaga 44 PS dan dilengkapi dengan baterai lithium-ion 26.8kWh dengan jangkauan mencapai 271 km (siklus NEDC). Renault mengklaim waktu 4 jam untuk pengisian penuh menggunakan pengisi daya AC dan waktu pengisian 30-80 persen hanya 30 menit melalui pengisi daya cepat DC. Spring Electric memiliki panjang 3.730mm dan memiliki lima pintu. Dacia mengklaim dengan desain kompak, mobil tersebut menawarkan akses yang lebih mudah bagi sejumlah besar orang.

Spring dianggap mampu meneruskan tren positif yang telah ditorehkan oleh mobil-mobil listrik Renault yang telah hadir di Eropa, seperti Zoe, Kangoo ZE dan Twizy.

 
 

Bagikan

Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com