TIPS: Lakukan Hal Ini Agar Ban Lebih Awet

TIPS: Lakukan Hal Ini Agar Ban Lebih Awet

Si karet bundar yang berjumlah empat buah di mobil menjadi salah satu komponen yang cukup vital dalam menentukan performa dan efisiensi bahan bakar. Tentu ban dengan kondisi yang baik jadi hal penting pada tiap mobil. Apalagi dari ribuan komponen di mobil, hanya ban yang menempel ke jalan. Perannya sungguh penting.

Berbagai cara dan perlakuan ternyata bisa menjadi langkah untuk mendapatkan performa ban yang bagus. Bahkan ternyata jika gaya mengemudi dan langkah khusus diterapkan maka akan memperpanjang usia ban.

"Ada beberapa faktor yang menyebabkan umur kelayakan pemakaian ban jadi lebih pendek dari yang seharusmya. Misalnya beban kendaraan yang melebihi batas, cara mengemudikan kendaraan yang kurang tepat, kondisi jalan dan masih banyak lagi faktor," terang Budi Santoso, mekanik senior di bengkel ban dan spesialis kaki-kaki, Trijaya Ban 83 di kawasan Otista, Jakarta Timur. 

Berikut kami rangkum beberapa hal yang harus diperhatikan dan lakukan agar ban mobil lebih lama terjaga performanya dan awet:

 

 

1. Cek tekanan angin

Ini adalah langkah yang paling mudah. Pastikan tekanan angin di tiap ban selalu sesuai dengan tekanan yang tertera pada dinding ban. Jika terlalu kurang angin bisa menyebabkan sisi luar ban habis terlebih dahulu. Dan jika tekanan angin berlebihan, bisa  menyebabkan bagian tengah tapak ban habis lebih dulu. 

 

2. Jangan akselarasi mendadak

Performa mesin yang responsif tentu sangat memuaskan performanya. Tapi ternyata usia keempat ban harus dikorbankan jika anda gemar menginjak gas secara tiba-tiba untuk mendapat tarikan yang kencang. Apalagi bila melakukan wheel spin saat start.

 

 

3. Jangan mengerem mendadak

Dengan mengerem secara tiba-tiba ternyata kondisi yang terjadi pada ban hampir serupa dengan akselarasi yang mendadak. Kompon ban akan cepat habis termakan aspal dibanding saat melakukan pengereman yang smooth.

 

4. Perhatikan muatan

Saat kabin terisi full penumpang atau anda sering mengangkut bawaan yang cukup berat menyebabkan tekanan ban pada aspal jadi lebih mencengkram ke permukaan jalan sehingga bisa memperpendek umur ban. 

 

 

5. Spooring dan balancing

Lakukan pengecekan spooring dan balancing secara berkala, untuk menghindari keausan ban di salah satu sisinya.

 

6. Perhatikan permukaan jalan

Saat mengemudi usahakan memilih jalan yang mulus atau rata dan hindari jalan yang berlubang atau rusak. Jika sering melintasi jalan yang jelek atau kerap menghantam lubang, permukaan dan dinding ban bisa cepat rusak.

 

7. Tambah tekanan saat ditinggal lama

Saat Anda berniat meninggalkan mobil dalam jangka waktu lama, misalnya saat libur lebaran, ada baiknya tekanan ban ditambah hingga 40-45 psi. Jika tidak ditambah atau justru kurang dari standar, lekukan pada dinding ban akibat beban mobil bisa mengakibatkan ban berubah bentuk. Itu terjadi karena pembebanan di satu sisi secara terus menerus dan dalam jangka waktu lama. Dengan menambah tekanan, bentuk dinding ban bisa terjaga lebih baik.

 

8. Pastikan kondisi sokbreker

Sokbreker yang lemah akan mengakibatkan getaran berlebihan pada suspensi. Ini akan membuat ban mendapat getaran pula yang mengakibatkan tapak ban habis tidak rata. Selain umurnya lebih pendek, ban menjadi berisik dan tak mulus lagi tapaknya.

Simak Video : VIDEO: Menghindari Malapetaka Pecah Ban

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com