Sudah Beli Mobil Bekas, 2 Cairan Ini Wajib Segera Diganti

Sudah Beli Mobil Bekas, 2 Cairan Ini Wajib Segera Diganti

Mobil bekas tetap menjadi pilihan karena berbagai sebab. Salah satunya karena alasan harga yang lebih terjangkau. Namun saat Anda berhasil mendapatkan ‘buruan’ mobil bekas yang diinginkan ada beberapa hal yang wajib dilakukan supaya mobil benar-benar dipastikan dalam kondisi prima.

“Untuk mobil yang belum habis masa garansinya (rata-rata berusia di bawah 3 tahun) tidak terlalu menjadi masalah, lantaran trek record-nya masih bisa terlacak. Namun kadang kita kurang beruntung mendapat mobil yang sudah berumur yang terkadang kurang terbaca sejarahnya,” terang Edward Adiwinata, dari Razer Motorwork di bilangan Blok S, Jakarta Selatan.

“Cairan dengan masa pakai panjang seperti minyak rem dan radiator coolant jadi bagian yang kadang luput dari perhatian. Padahal keduanya merupakan bagian yang memiliki peran yang cukup vital,” sambung pria bertubuh bongsor ini. “Untuk memperkecil risiko, sebaiknya ganti kedua cairan tersebut dengan yang baru,” imbuhnya.

“Minyak rem punya sifat higroskopis atau menyerap air. Sehingga membuat titik didihnya turun drastis hingga 100?C sehingga memperbesar terjadinya kemungkinan rem blong,” papar Peter Dionisus, Product Development PT Autochem Indonesia.

 

“Sedangkan air radiator pun wajib diganti karena seiring dengan waktu, cairan ini akan terkontaminasi dengan karat ataupun zat lainnya dan mengakibatkan turunnya titik didih air. Dengan demikian, akan berpengaruh pada kinerja mesin,” sambung pria dengan nama akrab Dion ini.

Sebenarnya kedua cairan ini memiliki usia pakai, namun karena relatif panjang 20.000 km (minyak rem) dan 40.000 hingga 50.000 km (radiator coolant) maka terkadang bagian ini terabaikan. Hal ini ditambah dengan tidak adanya perubahan warna.

 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 
 
Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com