Selamat Tinggal Chevrolet Captiva!

Selamat Tinggal Chevrolet Captiva!

Siapa yang tidak kenal dengan Chevrolet Captiva, SUV berpenampilan gagah tersebut resmi dipasarkan di Indonesia pada Juni 2007 silam. Saat itu hanya terdapat satu pilihan varian mesin bensin berkapasitas 2.400 cc dengan transmisi otomatis. Selang beberapa bulan, muncul varian transmisi manual dengan spesifikasi mesin dan fitur tak jauh berbeda. Status SUV ini saat masuk ke Indonesia yakni CBU dari Thailand.

Melihat respon yang positif, General Motors Indonesia memperkenalkan Captiva bermesin diesel 2.0 VCDi bertransmisi otomatis pada 2008. Beberapa fitur baru pun dimilikinya dan tampilan interior juga diubah menjadi lebih elegan. Tidak lama setelah mesin diesel diluncurkan, pada 2009 kembali ada varian baru, yakni Captiva Diesel berpenggerak AWD (All Wheel Drive).

 

Tipe ini menjadi varian terakhir yang diperkenalkan dan saat itu sebagai satu-satunya yang mengadopsi AWD di kelasnya. Pada 2009, tercatat penjualan Captiva sebanyak 1.000 unit. Pada tahun 2011 Persaingan yang semakin ketat membuat Chevrolet tidak ingin kehilangan pangsa pasar. Penyegaran atau facelift pun dilakukan dengan mengubah eksterior, interior dan performa mesin.

Di tahun yang sama, edisi spesial bernama Captiva Prime muncul dengan mengambil basis varian 2.0L VCDi yang ditambah aksesoris. Selang 3 tahun, General Motors Indonesia kembali melakukan facelift pada Captiva. Kali ini perubahan dilakukan pada bagian lampu belakang yang menjadi LED. Pada tipe AWD, knalpot yang sebelumnya berbentuk bulat, kini menjadi berbentuk trapesium dan pelek menjadi 19 inci.

Selain penyegaran pada eksterior, fitur-fitur interiornya bertambah cukup banyak, seperti passive smart entry, side curtain airbags, jok elektrik pada bagian pengemudi, Active Rollover protection, Electronic Stability Control, dan Hill decent Control pada tipe AWD, kemudian ada AC Dual Zone, Pengontrol AC di bagian setir. Serta torsi mesin pun meningkat dari yang sebelumnya 360 Nm kini menjadi 400 Nm.

 

Dua tahun kemudian, tepatnya tahun 2016, meluncur lah Chevrolet All New Captiva dengan sejumlah perubahan di bagian interior, mulai dari Head Unit-nya yang sudah mendukung Chrevrolet MyLink, desain setir yang kini menjadi lebih keren dan nyaman digenggam, pelipatan spion yang sudah elektrik, serta pada tipe LTZ ada fitur side blind zone alert yang berguna untuk memantau keadaan sekitar saat ingin pindah jalur dan kamera mundur dengan rear cross traffic alert yang berguna untuk memudahkan parkir.

Namun sayangnya pada tahun 2017 lalu, terdengar kabar SUV ini akan berhenti produksi. Dan akhirnya tahun ini Captiva hilang dari line up Chevrolet Indonesia. Eksistensinya di price list Chevrolet Indonesia, Captiva tersedia dalam 3 opsi varian dengan harga termurah Rp 430,5 juta.

Apakah akan ada model baru untuk Indonesia? Hanya General Motors Indonesia yang tahu. Namun sejauh ini kita harus ucapkan salam perpisahan dengan Captiva.

 

Teks: Christo

Editor: Danu

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com