Pengujian Solar B30 Pakai Mobil Merek China DFSK

Pengujian Solar B30 Pakai Mobil Merek China DFSK

Solar B30 tengah dites oleh pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Solar dengan campuran FAME 30 persen (Solar B30) itu ternyata dites menggunakan mobil bermerek asal China, DFSK Super Cab.

Setidaknya ada dua unit mobil niaga ringan bermesin diesel tersebut yang dipakai tim riset solar B30. Pihak PT Sokonindo Automobile selaku APM DFSK tentu girang produknya dipakai sebagai sarana uji coba.

 

"Kami melihat bahwa pemerintah memiliki itikad baik terhadap industri otomotif di Indonesia dengan menyediakan bahan bakar yang berkualitas kepada masyarakat. Terlebih Penggunaan Solar B30 memiliki pengaruh skala ekonomis dan juga efek lingkungan yang lebih baik, sesuai dengan visi kami juga menghadirkan kendaraan berkualitas dengan harga yang terjangkau untuk konsumen," tutur Franz Wang, Managing Director PT Sokonindo Automobile of Sales Centre dalam siaran pers (15/6).

Dua unit DFSK Super Cab yang dipinjamkan merupakan varian 1.3 T Diesel dan akan diisi dengan Solar B20 dan juga Solar B30, dengan kapasitas tangki bahan bakar minyak hingga 55 liter. Pikap rakitan Cikande, Banten ini menggunakan mesin SFD 1.300 cc dengan tenaga 75 dk dan torsi 190 Nm.

Solar B30 merupakan salah satu bentuk inovasi bahan bakar solar dengan perpaduan antara 80 persen minyak solar dengan 20 persen minyak nabati atau nama lainnya fatty acid methyl ester (FAME). Saat ini Solar yang ada di Indonesia masih di tahap pencampuran 20 persen FAME atau yang lebih dikenal dengan nama Solar B20, sesuai dengan SK Dirjen Migas Nomor 28 tahun 2016.

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com