Panduan Membeli Honda Jazz Generasi Pertama

Panduan Membeli Honda Jazz Generasi Pertama

Honda Jazz berkode GD3 atau dikenal sebagai Jazz generasi pertama hingga saat ini masih jadi pilihan pasar. Walau sudah tak muda lagi, namun mobil ini masuk daftar pertimbangan yang cukup populer di pasar mobil bekas. Mungkin salah satu alasannya karena desain eksteriornya yang masih keren dipandang mata.

Mobil ini mulai dikenal sejak 2001 silam dan dikenalkan dalam dua pilihan mesin sekaligus yakni i-DSi dan VTEC. Keduanya mengunakan basis mesin yang sama dengan kapasitas 1.500 cc dan jadi pionir mobil dengan pilihan transmisi CVT di tanah air.

 

History Honda Jazz Generasi I

2002  Pertama muncul melalui importir umum dengan nama Honda Fit

2004 Versi rakitan Indonesia resmi dijual dengan mesin i-DSI

2005 Versi VTEC meluncur

2006 penyegaran pada lampu belakang dengan pilihan lampu LED

2008 Model change dengan generasi kedua.

 

Kelebihan Honda Jazz Generasi I

1. Irit bahan bakar

2. Airbag

3. Ruang bagasi relatif besar untuk kelasnya

4. Lincah di jalanan perkotaan

5. Tenaga  mesin besar pada model bermesin VTEC

6. Akselerasi kencang bermesin i-DSI

 

Kekurangan  Honda Jazz Generasi I

1.  Minim fitur keselamatan dan kenyamanan

2. kaki-kaki kurang tangguh

3. Suspensi keras

4. Sparepart relatif mahal

5. Kemudi terasa terlalu ringan

 

Check List

Service Record

Walau sudah berumur, riwayat servis (service record) menjadi point penting. Rekaman ini menjadi salah satu jaminan kondisi mobil secara umum, setidaknya selama 3 tahun pertama.

“Jazz punya mesin yang bandel dan tidak banyak merepotkan untuk dipelihara, namun dengan adanya service record di bengkel resmi, pihak kami pun punya rekam jejak riwayat mengenai mobil tersebut,” jelas  Rusdi Riyanto, Customer Advisor dealer Honda Mugen Puri, Jakarta Barat

Suspensi 

Honda dikenal dengan kaki-kaki yang kurang kokoh dan kondisi ini terjadi pula pada Jazz. Beberapa bagian pada suspensi mengeluarkan bunyi dan terasa tidak presisi.

Keropos

Pintu Jazz relatif rentan akan karat. Uniknya karat muncul pada bidang tengah pintu terutama di pintu samping belakang. Besar dugaan karena areal tersebut terjadi penumpukan kotoran yang datang dari jendela, sehingga menjadi lembab dan menyebabkan karat.

Odometer

Mobil irit identik relatif lebih sering digunakan karena faktor keiritanya. Demikian pula dengan duo hatchback mungil ini. Perhatikan jarak tempuh odometernya dan sinkronkan dengan umur mobil. Rata-rata mobil di kota besar jalan sejauh 10 hingga 15 ribu kilometer tiap tahunnya

  

 

Daftar Harga Mobilio (2014-2018)

Jazz i-DSI  MT

2004 Rp 60-65jutaan

2005 Rp 65 -70jutaan

2006 Rp 70-75 jutaan

2007 Rp 75-80 jutaan

2008 Rp 80-85 jutaan

Jazz i-DSI  AT

2004 Rp 65 - 70 jutaan

2005 Rp 70 - 75 jutaan

2006 Rp 75 - 80 jutaan

2007 Rp 80 - 85jutaan

2008 Rp 85 - 90jutaan

 

Jazz VTEC MT

2004 Rp 65 - 70 jutaan

2005 Rp 70 - 75 jutaan

2006 Rp 75 - 80 jutaan

2007 Rp 80 - 85jutaan

2008 Rp 85 - 90jutaan

Jazz VTEC AT

2004 Rp 70 - 75 jutaan

2005 Rp 75 - 80 jutaan

2006 Rp 85 - 90 jutaan

2007 Rp 90 - 95jutaan

2008 Rp 95 – 100jutaan

 

Harga sparepart fast moving

Filter udara                  Rp 135.000

Filter Oli                        Rp 37.000

Filter bensin                 Rp 401.000

Filter AC                        Rp 163.000

Tie rod                           Rp 298.000/pc

Long tie rod                  Rp 318.000

Bearing roda depan     Rp 326.000/pc

Bearing roda belakangRp 1.371.000/pc

Sokbreker F/R              Rp 1.058.000/pc / 399.000/pc

Busi/set                        Rp 22.000/pc

Kampas rem depan     Rp 526.000/set

Kampas rem belakang Rp 300.000/set 

 

 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 
 
Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com