Mobil Listrik Renault Akan Dipakai Bandara Malaysia

Mobil Listrik Renault Akan Dipakai Bandara Malaysia

Malaysia Airports (MAHB) sedang menyewa dua unit mobil listrik alias electric vehicle (EV) buatan Renault bernama Zoe. Mobil yang bertenaga baterai ini digunakan dan diuji di bandara Internasional Kuala Lumpur sebagai bagian dari rencana jangka panjangnya dalam mengurangi emisi karbon.

Dilansir dari situs Paultan, MAHB mengatakan, “Bandara Malaysia akan mengganti mobil bahan bakar konvensional dengan EV karena akan mengurangi emisi karbon dioksida 19.000 kg yang dihasilkan per mobil per tahun."

 

Bicara soal mobil listrik tersebut, kendaraan mungil ini diperkenalkan di Malaysia oleh distributor Renault, TC Euro Cars pada Maret 2016 lalu. Zoe adalah hatchback B-segment lima pintu yang dirancang sejak tahun 2012 untuk pasar global. Motor listrik Zoe dapat menghasilkan tenaga sekitar 87 dk dengan torsi 220 Nm yang disuplai tenaga oleh baterai lithium-ion 22 kWh. Baterai tersebut terletak pada lantai kendaraan.

Untuk jarak tempuhnya, mobil listrik ini mampu berjalan sejauh 210 km, sementara akselerasi 0-100 km/jam membutuhkan waktu 13,5 detik dengan kecepatan tertinggi 135 km/jam. Lantas mobil ini dibanderol seharga 145.888 Ringgit Malaysia yang setara dengan Rp 504 jutaan.
 
Tahun lalu, Zoe diperbarui dengan motor listrik baru R110, yang kini tenaganya melonjak menjadi 108 dk dengan torsi 225 Nm. Jantung pacu baru tersebut dapat berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu 11,4 detik. Tidak hanya motor listrik baru, namun suplai tenaga juga di ganti dengan baterai lithium-ion 41 kWh, dengan jangkauan hingga 300 km.

Istimewa

Simak Video : VIDEO: C-HR Hybrid Tembus 28 KM/Liter

 
 
Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com