Mobil Konsep Lexus di GIIAS 2019 Dipastikan Jadi SUV Masa Depan

Mobil Konsep Lexus di GIIAS 2019 Dipastikan Jadi SUV Masa Depan

Lexus meneruskan kebiasaannya untuk menghadirkan mobil konsep nan canggih di Indonesia. Pada gelaran GIIAS 2019, Lexus LF-1 Limitless mendapat kehormatan, dipamerkan sebagai mobil konsep yang digadang-gadang menjadi model dasar dari SUV Lexus di masa depan.

"Ini adalah aspirasi kami di masa depan dari model flagship Lexus untuk crossover atau SUV," terang General Manager Lexus Indonesia Adrian Tirtadjaja saat mempresentasikan mobil ini, Senin kemarin di GIIAS 2019 hari kelima (22/7).

Lebih lanjut Adrian menjelaskan kalau melihat laju perkembangan teknologi, Lexus LF-1 Limitless bisa menjadi model yang diproduksi massal setidaknya dalam lima tahun ke depan. "Tapi belum tentu semua (fitur dan desainnya) diterapkan," dia menambahkan.

 

Salah satu hal yang menonjol dari mobil crossover mewah ini adalah desainnya yang terasa tidak terputus dari depan hingga belakang. Desain oleh Calty Design Research di California, Amerika Serikat, ini disebut Adrian terinspirasi dari craftsmanship proses pembuatan tempaan pedang samurai, molten katana. Tampilan Lexus LF-1 Limitless terlihat seperti lelehan besi yang mengalir dinamis, menghasilkan guratan yang edgy dan futuristik.

Selain desain eksteriornya yang menganggumkan, berbagai teknologi canggih untuk memberi kesan futuristik juga bisa ditemukan pada tombol dasbornya yang menggunakan layar sentuh dan display dari kamera spion yang digantikan oleh kamera. Sementara itu bagian pintu dan langit-langit dipercantik dengan fiber optic LED lighting yang layaknya taburan bintang di langit.

Satu lagi tambahan fitur canggih di mobil ini adalah adanya teknologi kemudi autonomous yang dipadukan dengan artificial intelligence (AI). "Mobil ini nantinya akan dilengkapi AI dan akan merekam semua kebiasaan pengendara mulai dari gaya berkendara, kecepatan kendaraan biasa berapa, samapi yang paling ekstrem dia bisa tahu kapan harus menyala sebelum pengendara masuk mobil," tambah Adrian.

Mobil konsep satu ini juga disebut-sebut sangat fleksibel soal mesin. Opsi variasi sistem gerak mulai dari bahan bakar bensin, hybrid, plug-in hybrid, fuel cell, hingga listrik semua bisa dipasangkan di mobil ini. "Bagi Lexus masalah teknologi engine adalah persoalan kesekian. Buat kita teknologi itu harus menunjang kenyamanan yang desesuaikan dengan kondisi negaranya," terang Adrian lagi.

Oleh sebab itu dia tidak menutup kemungkinan kalau versi produksi LF-1 Limitless bisa berbeda di satu negara di banding negara lain terutama di sektor mesinnya. "Karena kalau teknologi (mesin)nya kita sudah punya semua," tutup Adrian.

 
 
 
 
 
 
Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com