Kilas Sejarah Toyota Kijang (Bagian 2)

Kilas Sejarah Toyota Kijang (Bagian 2)

Toyota Kijang generasi keempat lahir pada 1997 dan diproduksi sampai era milenium baru. Ketika mobil yang punya julukan "Kijang Kapsul" ini berhenti produksi maka dimulai lah generasi baru Kijang yang sangat revolusioner.

Menggunakan platform dan mesin yang benar-benar baru, Toyota melahirkan Kijang Innova dengan kode bodi AN40 di 2004. MPV ini dipersenjatai dengan mesin baru berteknologi VVT-i. Terdapat 2 pilihan mesin bensin, yakni 1 TR-FE berkapasitas 2.000 cc dan 2TR-FE berkapasitas 2.700 cc. Kemudian untuk mesin diesel-nya juga berteknologi baru, D-4D (Direct Injection 4 Cylinder Common Rail Diesel) dengan kode mesin 2KD-FTV berkapasitas 2.500 cc turbo. 

 

Terdapat beberapa varian tipe Innova, yakni J, E, G, V dan 2 varian transmisi manual & otomatik. Di tahun 2008 Kijang Innova mendapati facelift pertama di bagian wajah, buritan dan penambahan varian tipe Luxury. Pada varian tipe tersebut, bangku bagian tengan berupa captain seat. 

Kemudian pada tahun 2011, Toyota meluncurkan Grand New Kijang Innova, yang merupakan facelift kedua dari Kijang generasi ke 5 ini. Banyak yang bilang, Innova tahun ini tampangnya paling ganteng apalagi untuk varian tipe Luxury karena sudah memakai body kit.

Innova mendapat penyegaran untuk ketiga kalinya di medio 2013. Menu facelift-nya di bagian wajah yang pakai grill lebar dan panjang menjuntai hingga bumper dan penambahan fitur keamanan salah satunya pemasangan dual SRS Airbag. 

Baca juga: Kilas Sejarah Toyota Kijang (Bagian 1)

Selang dua tahun, pada tahun 2015 lalu Toyota kembali melahirkan Kijang Innova dengan nama lengkap; All New Kijang Innova. Masih dengan tampilan bodi bongsor seperti pendahulunya, namun All New Kijang Innova ini tampil lebih modern dan terlihat ramping. 

Masih juga terdapat dua pilihan mesin yakni bensin dan diesel, namun mesin diesel beralih dari KD ke GD Series, sama seperti yang digunakan Hilux dan Fortuner lansiran terbaru dengan kubikasi lebih kecil yakni 2.400 cc.

Walaupun kapasitas mesin kecil, tipe dieselnya sudah dilengkapi dengan teknologi VNT alias Variable Nozzle Turbo dan intercooler. Tidak hanya mesin, namun transmisi matiknya kini menganut 6 percepatan. Untuk mesin bensinnya masih menggunakan 1TR-FE berkapasitas 2.000 cc, namun kini dilengkapi dengan teknologi Dual VVT-i. Untuk varian tipe terdapat G, V, Q dan Q Diesel. 

Improvisasi yang paling baru terjadi di tahun lalu, 2017, yakni hadirnya varian Venturer yang mengganti tipe Q Diesel. Innova Venturer sudah dilengkapi dengan jok kulit corak gelap, penambahan aksen chrome pada hampir seluruh bagian panel bodi, over fender berbahan plastik pada keempat fender, pelek OEM berukuran 17 inci dan terdapat wana spesial "red mica metallic".

 

Teks: Christo

Editor: Danu

Simak Video : VIDEO: C-HR Hybrid Tembus 28 KM/Liter

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com