Kilas Sejarah Nissan Grand Livina di Indonesia (Bagian 1)

Kilas Sejarah Nissan Grand Livina di Indonesia (Bagian 1)

Nissan Livina generasi kedua resmi hadir di Indonesia, tepatnya pada tanggal 19 Februari 2019. Livina generasi kedua ini merupakan versi rebadge dari Mitsubishi Xpander. Platform dan mesin All New Livina terbaru ini sama persis dengan Mitsubishi Xpander, bedanya terdapat pada beberapa bagian eksterior dan fitur. Namun di balik kelahiran generasi ke 2 ini, Livina punya sejarah di Indonesia yang seru untuk dikulik. 

LMPV Nissan ini sendiri pertama kali hadir di Indonesia pada April 2007 dengan nama Grand Livina, kehadirannya tentu sebagai jawaban Nissan dari kesuksesan duet Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia.

 

Setahun kemudian, Nissan melahirkan varian baru kembali dengan nama Livina. Perbedaannya yakni Grand Livina berupa MPV 7-penumpang dan Livina 5-penumpang dengan ukuran bodi yang lebih pendek tentunya.

Sekadar informasi tambahan, Livina dan Grand Livina generasi pertama berkode L10 tersebut sebenarnya merupakan hasil kolaborasi antara Nissan Motors dan Dongfeng Motor Company Limited, Tiongkok.

Inilah Livina tanpa "Grand"

 

Saat diluncurkan di Indonesia, Grand Livina tersedia dalam 3 varian trim, yakni; 1.5 SV, 1.5 XV, 1.8 XV dan 1.8 Ultimate. Musuh Toyota Avanza generasi pertama ini dibekali dua pilihan mesin, yaitu 4 silinder 1.500 cc (HR15DE) dan 1.800 cc (MR18DE). Kedua mesin tersebut telah dilengkapi teknologi pengatur bukaan katup yang cukup canggih yakni CVTC. Selain menyediakan transmisi otomatik 4 percepatan, Grand Livina juga menyediakan pilihan girboks manual 5 speed (1.500 cc) dan 6 speed (1.800 cc).

Sementara itu varian Livina (5 penumpang) hanya tersedia dalam 3 trimyakni; 1.5 XR, 1.5 XR Automatic dan 1.5 X-Gear. Untuk varian X-Gear merupakan versi crossover dari Livina, hadir dengan over fender, bumper depan & belakang terdapat aksen warna hitam. Kemudian, desain grill-nya terlihat lebih maskulin. 'Crossover'ini disiapkan untuk melawan Suzuki SX-4 yang bermain sendirian di kelas crossover kala itu.

 

Setelah melewati beberapa waktu, akhirnya di 2010 Grand Livina mendapati tambahan trim yakni Grand Livina 1.8 L Highway Star. Varian tersebut merupakan varian termewah dan terlengkap diantara Grand Livina dan Livina pada saat itu.

Pada sektor eksterior High Way Star atau kerap disingkat HWS, terdapat penambahan body kit dan interior mulai diberi aksen wood panel. Selang setahun, pada tahun 2011, Grand Livina mendapati facelift minor pada bagian interior dan eksterior. Warna interiornya berubah, dari warna beige dan coklat menjadi hitam. Eksterior mendapat sentuhan pada bagian grilside body molding, lampu sein di cover spion samping dan terdapat desain pelek baru.

Sampai 2011, platform yang digunakan tetap sama seperti saat awal debut, tidak ada yang berubah. Padahal di tahun ini segmen LMPV kian memanas dengan eksistensi Suzuki Ertiga, Honda Mobilio, Chevrolet Spin dan kedigdayaan Toyota Avanza.

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com