Kenapa Mercedes-Benz Tak Kapok Pasarkan B-Class?

Kenapa Mercedes-Benz Tak Kapok Pasarkan B-Class?

Mercedes-Benz B-Class telah resmi diluncurkan di Indonesia. Model MPV ini seolah bangkit dari kubur mengingat beberapa waktu lalu B-Class sempat eksis lalu penjualannya dihentikan.

Tak hanya dari merek ‘The Silver Arrow’, BMW juga sempat memasarkan model serupa yang bernama 2-Series Active Tourer. Namun, karena penjualannya dinilai tidak bersinar membuat sang pabrikan memberhentikan penjualannya di tanah air.

 

Kendati demikian, pihak Mercedes-Benz cukup optimis untuk memasarkan kembali MPV-nya di Indonesia.

“Karena, B-Class merupakan kendaraan yang sukses menurut Mercedes-Benz secara global. Dengan model terbaru ini kami melihat potensi yang sangat besar dengan perubahan yang signifikan untuk menarik perhatian dari banyak konsumen bahkan konsumen yang sebelumnya tidak mempertimbangkan produk Mercedes-Benz di segmen ini,” ujar Dennis Kadaruskan selaku Public Relations Department Manager Mercedes-Benz Indonesia yang kami temui di Kuala Lumpur, Malaysia (5/5).

Salah satu yang membuat Mercedes-Benz percaya diri adalah fitur yang-fitur yang diaplikasi pada mobil tersebut. “Kami menawarkan kendaraan Mercedes-benz yang canggih. Seperti fitur MBUX, perintah suara ‘Hey Mercedes’ yang merupakan pelopor di industri otomotif, tidak ada brand lain yang menawarkan fitur serupa,” kata Dennis.

 

Mercedes-Benz B-Class mengadopsi fitur keselamatan unggulan yang dimiliki S-Class, seperti Active Parking Assist dengan Parktronic dan Active Brake Assist.

Ada pula fitur hiburan canggih seperti MBUX (Mercedes-Benz User Experience) yang memudahkan Anda untuk mengontrol beberapa fitur di interior seperti audio, warna kabin dan lainnya Untuk head unitnya, B-Class juga sudah terkoneksi dengan Apple Carplay dan Android Auto.

 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 
 
Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com