India Akan Melarang Penjualan Mobil Diesel Di Atas 2.000 CC

India Akan Melarang Penjualan Mobil Diesel Di Atas 2.000 CC

India khususnya kota New Delhi memang terkenal sebagai kota dengan tingkat polusi cukup tinggi. Salah satu penyumbang polusi udara tersebut adalah dari hasil sisa gas buang kendaraan bermotor. Maka pemerintah Negara India akhirnya mengeluarakan aturan baru tentang pengendalian mobil bermesin diesel.

Sebetulnya secara racun yang dilepas ke udara, diesel lebih bersih dari bensin. Namun yang menjadi keluhan di India adalah polusi asap pekat yang memenuhi kota besar mereka. Oleh sebab itu diesel dituding jadi penyebabnya dan akan langsung dilarang tahun depan.

Tepatnya mulai Maret 2016 mendatang, mobil baru dengan mesin diesel tak boleh lagi dijual di negara Bollywood itu. Pajak yang tinggi terhadap truk yang sudah tua juga akan diberlakukan. Larangan tersebut tentu bertujuan untuk menekan populasi kendaraan yang menyumbang tingkat polusi asap tertinggi.

Beberapa kendaraan terlaris di India, seperti Mahindra, Tata Motors, Toyota, Mitsubishi, dan produsen mobil mewah seperti  Mercedes-Benz, BMW, dan Audi tentu akan menerima dampak dari larangan penjualan itu. Seperti dilaporkan Paultan (17/12), larangan itu berlaku untuk mobil bermesin diesel dengan kapasitas 2.000 cc atau lebih. 

Mendengar pelarangan itu, tentu saja produsen mobil agak meradang, apalagi merek Eropa yang terkenal memiliki diesel sangat bersih. Mercedes-Benz yang  25 persen penjualannya di India adalah diesel bahkan mengatakan kalau larangan ini akan berdampak pada investasi mereka di India ke depannya.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Society of Indian Automotive Manufacturer, 37 persen dari total kendaraan penumpang yang dijual di India sampai Maret 2015 berupa varian diesel. Sementara, 90 persen dari SUV dan kendaraan serbaguna yang dijual tahun lalu menggunakan mesin diesel. Maklum, mobil jenis ini lebih murah ketimbang mobil bermesin dengan bahan bakar bensin.
 

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com