Impresi Berkendara dengan All New Pajero Sport di Bali,  SUV Tepat untuk Berlibur

Impresi Berkendara dengan All New Pajero Sport di Bali, SUV Tepat untuk Berlibur

Cukup lama waktu antara peluncuran Mitsubishi All New Pajero Sport dengan media test drive yang digelar oleh PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (PT KTB). Namun, apalah arti waktu yang lama, ketika eksplorasi yang dilakukan terhadap SUV anyar ini akhirnya cukup lengkap.

Seperti saat PT KTB mengundang puluhan media nasional untuk menjajal Mitsubishi All New Pajero Sport, dengan tajuk Explore Dewata 2016 with All New Pajero Sport. Segala kontur jalan, baik aspal mulus, jalan berbatu, tanjakan dan jalan menurun yang berkelok-kelok, semua ada pada lintasan yang dilalui, selama 3 hari di Bali, Selasa-Rabu (10-13/5) lalu.

Dari perjalanan ini dapat diperoleh akomodasi, kepraktisan, fitur, performa dan handling yang disajikan All New Pajero Sport kepada penggunanya.

Akomodasi

Barang bawaan ditaruh di bagasi. Wah, masih banyak ruang yang tersisa, meski mengangkut tas dan koper bawaan dari tiga orang. Memang, jika tak mengangkut koper besar-besar, bangku baris ketiga masih bisa digunakan dan tiga buah duffel bag atau sekadar ransel-ransel berukuran sedang, masih bisa diletakkan di balik sandaran bangku di baris ketiga itu.

Sementara kedua penumpang di depan, cukup leluasa, hanya saja console box agak besar, sehingga kerap bersentuhan dengan dengkul kiri pengemudi, maupun dengkul kanan penumpang, yang tinggi tubuhnya di atas 170 cm.

Pengatur bangku elektrik, hanya ada pada jok pengemudi, 8 kanal berupa geser depan-belakang, sandaran reclining maju-mundur, serta bantalan yang bisa naik-turun di dua tempat, bagian depan dan belakang bantalannya. Hal ini cukup mengakomodasi berbagai ukuran tubuh pengemudi.

Kemudi juga bisa disetel baik naik-turun (tilt steering) maupun maju-mundur (telescopic steering).

Namun, benar-benar terasa perbedaannya dibandingkan pendahulunya adalah keleluasaan ketika duduk di bangku baris kedua. Ruang kaki bertambah, begitu pula sandaran bangkunya, beberapa penyetelan kemiringan menjadikannya lebih fleksibel.

Hanya memang ruang kepala tidaklah terlalu luas, hanya  berkisar 7,5 centimeter saja ketika penumpang duduk agak tegak, namun bangku ini tidak membuat penumpang duduk seperti itu, justru santai dengan sandaran agak direbahkan.

Kepraktisan

Perjalanan cukup jauh, tentu membutuhkan tempat yang sesuai kebutuhan penumpang sepanjang perjalanan. Kepraktisan untuk melipat bangku, cukup mudah dilakukan, baik di bangku baris kedua maupun baris ketiga. Sistem lipatnya mudah dan tak melalui prosedur terlalu banyak.

Haus sepanjang jalan? Tak perlu khawatir, tak kurang dari 12 cup holder, siap menyangga botol minuman untuk seluruh penumpang. Baik di door trim depan, door trim belakang dan baris ketiga, juga pada konsol tengah dan di sandaran bagian tengah bangku baris kedua.

Sungguh mengasyikkan, ketika melihat ada power outlet 12 V di dinding bagasi. Jadi, listrik dari cooler box bisa ditancapkan tanpa perlu kabel yang panjang. Minuman dingin bakal selalu tersedia sepanjang jalan.

Memang, pintu bagasi Mitsubishi All New Pajero Sport tak memiliki tombol elektrik untuk buka-tutup. Tetapi siapa yang butuh itu? Toh pintunya cukup ringan untuk dioperasikan.

Fitur

Berbagai fitur yang melekat pada sebuah SUV, membuat perjalanan menjadi semakin menyenangkan. Lampu LED pada Dakar, mampu memberikan pandangan luas pada pengemudi. Sinarnya terang namun tidak menyilaukan pengendara dari arah berlawanan.

Sementara lampu belakang juga menggunakan LED, Signature Rear Lamp, memang menjadi bagian cukup futuristik pada buritan Pajero baru ini. Ya, memang banyak pendapat soal ini, mengingat desain ini masih tergolong baru di Indonesia.

Juga fitur lainnya yang memberikan kemudahan, seperti pengaturan audio dari setir, keyless operating system dengan tombol Start/Stop engine, headunit dengan layar sentuh yang dilengkapi alat navigasi, juga rem parkir elektrik dengan tombol yang mudah dioperasikan. Termasuk juga multi-around view monitor, yang membanti melihat posisi kendaraan dan lingkungan sekitar, fitur ini memudahkan sewaktu parkir.

Satu hal lagi, Mitsubishi masih mempertahankan sunroof pada varian Dakar ini. Interior menjadi terlihat lebih mewah dan bergaya, apalagi didukung AC dual zone yang bisa diatur secara individual, untuk sisi kiri dan kanan. Double blower juga memberikan embusan merata di kabin belakang dari 8 outlet, empat di plafon, dua pada konsol tengah dan dua lagi untuk kaki penumpang di baris kedua.

Fitur keselamatan berkendara, mulai dari ASC (Active Stablitiy Control), Active Traction Control, Hill Start Assist dan Trailer Stability Assist ada pada All New Pajero Sport.

Tentu sudah termasuk ABS, EBD (Electronic Brake-force Distribution), Brake Assist dan Dual SRS Airbag, meski di sisi ini pesaingnya memberi tambahan kantung udara.

Performa

Ini dia yang dirasakan sangat berbeda. Apalagi ketika mobil ini melaju di aspal mulus dengan lintasan berkelok-kelok yang menanjak di kawasan Kintamani. Inilah saat torsi dibutuhkan, torsi besar Pajero Sport baru ini, 430 Nm/2.500 rpm memang cocok digunakan pada medan seperti ini. Tanjakan terjal seolah tak menjadi beban, ingin melaju lebih cepat, tinggal tancap pedal gas saja.

Dengan teknologi drive by wire, injakan pedal gas pasti akan sesuai dengan kalkulasi yang dibutuhkan mesin, saat bahan bakar masuk, udara yang dibutuhkan, hingga embusan dari rumah keong Variable Geometry Turbo yang kini memiliki diameter lebih besar dibandingkan pendahulunya.

Tenaga besar (181 dk) dengan torsi yang kuat, bekerjasama transmisi 8 percepatan, membuat akselerasi berlangsung halus namun cepat. Satu hal lagi, dengan jumlah percepatan itu, putaran mesin saat melaju kencang bisa berlangsung cukup rendah. Di kecepatan 100 km/jam saja, putaran mesinnya hanya sekitar 1.500 rpm. Efeknya konsumsi bahan bakar jadi lebih irit.

Handling

Buat mobil bongsor, sedikit body-roll memang seolah sudah menjadi karakter. Seperti Pajero Sport anyar ini juga ada gejala tersebut, tetapi masih dalam batas toleransi. Toh, bantingan empuk juga sebagai konsekuensi ketika berada di jalan berbatu.

Seperti ketika masuk kawasan hutan di menuju Taman Nasional Bali Barat, kontur jalan tak rata, mampu diredam dengan baik oleh suspensi SUV ini.

Di jalan lurus, pengendaliannya cukup mantap. Tak ada gejala goyang sama sekali, di kecepatan tinggi ini fungsi desain yang memperhitungkan aerodinamika sangat berperan, menentukan stabilitas dan konsumsi bahan bakar.

Saat menikung, walau agak limbung, tetapi masih dalam batas toleransi yang membuat pengemudi tak perlu melakukan koreksi sedikitpun. Manuver mendadak bakal tertolong oleh Active Stability & Traction Control System, sehingga terhindar dari gejala understeer maupun oversteer.

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com