FIRST DRIVE: Nissan Leaf

FIRST DRIVE: Nissan Leaf

Berbagai mobil listrik dari berbagai sempat meramaikan ajang Indonesia Electric Motor Show (IEMS). Tak ketinggalan salah satunya Nissan Leaf.

Nissan Leaf sendiri telah dipasarkan di negeri asalnya sejak 2017 silam. Sedangkan untuk Indonesia, Nissan menyebutkan bakal meluncurkan mobil ini pada 2020 mendatang.

 

Tim OtoDriver pun berkesempatan untuk menjajal Nissan Leaf sebelum peluncurannya pada tahun depan di ajang media test drive pada Senin 9 September lalu di Karawang, Jawa Barat. Lantas, seperti apa mobil ini?

Leaf memiliki tampilan luar yang cukup atraktif. Mobil listrik persembahan Nissan yang kami jajal ini memiliki warna two tone hitam dan putih.

Kami pun langsung masuk ke dalam ruang kabinnya. Hal yang pertama dirasakan adalah desain interiornya yang tidak spesial. Akan tetapi, ruang interiornya dilengkapi dengan warna biru yang terselubung di jahitan joknya, tuas transmisi, benang jahitan di setir serta garis di instrument cluster sehingga duduk di dalam mobil ini langsung terkesan mengendarai mobil yang ramah lingkungan.

 

Sementara untuk posisi duduknya, Nissan Leaf bisa diatur ketinggiannya, tingkat rebah, serta maju mundur meski secara manual. Sedangkan pengaturan setirnya hanya dilengkapi dengan Tilt dan belum teleskopik.

Kami pun tak sabar untuk menjalankan mobil ini pada lintasan tertutup. Mobil listrik memang identik dengan heningnya suara saat mobil dikendarai. Namun sedikit berbeda dengan Nissan Leaf ini. Suara motor listriknya pun tak terdengar sama sekali ketika mobil dijalankan.

Untuk karakter suspensinya, Nissan Leaf ini memiliki pengendalian yang akurat layaknya sebuah sedan berpenggerak roda depan. Road noise di dalam kabinnya pun cukup minim.

Nissan Leaf ditenagai oleh mesin listrik bertenaga 150 PS dan torsi 320 Nm. Dan benar saja, ketika kami melakukan akselerasi, jambakan torsinya sangat terasa. Bahkan Nissan mengklaim bahwa Leaf mampu melakukan akselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 7,9 detik saja.

Tak hanya itu, Leaf juga dilengkapi dengan fitur e-Pedal. Berkat fitur tersebut, mobil ini akan melakukan deselerasi dengan sendirinya saat Anda mengangkat telapak kaki Anda dari pedal gas. Jadi, pengemudi dapat mengendarai Leaf dengan satu kaki saja.

Kesimpulan

Nissan Leaf merupakan mobil listrik yang akan masuk ke Indonesia tahun depan. Ia dibekali dengan mesin listrik yang halus, tenaga mesin yang cukup besar, dilengkapi dengan fitur e-Pedal yang memudahkan pengendara. Akan tetapi, Leaf ini belum dilengkapi dengan pengaturan setir teleskopik dan desain interior yang tidak menonjol.

Kelebihan

-Motor listrik halus

-Tenaga mesin melimpah

-Dilengkapi dengan fitur e-pedal

Kekurangan

-Desain interior tidak istimewa

-Pengaturan setir belum dilengkapi dengan teleskopik

 

Spesifikasi

Nissan Leaf

Harga: -

Mesin: Motor listrik

Tenaga maksimum: 150 PS

Torsi maksimum: 320 Nm

Penggerak: Roda depan

Foto Tambahan 

 

Simak Video : VIDEO: C-HR Hybrid Tembus 28 KM/Liter

 
 
Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com