FIRST DRIVE: Mazda CX-9 2019

FIRST DRIVE: Mazda CX-9 2019

Baru-baru ini, kami mendapat kesempatan untuk menjajal SUV ciptaan Mazda CX-9 generasi terbaru dengan kelir Soul Red Crystal Metallic. SUV bongsor ini merupakan penerus Mazda CX-9 generasi pertama yang lahir di tahun 2006 silam dan sempat dijual di Indonesia.

Dari bentuk desain bodi hingga fitur-fitur, semua nya berubah dan semakin canggih. Desain bodi CX-9 terbaru ini mengalami perubahan yang signifikan dibanding generasi sebelumnya. Tetap terlihat bongsor dan disertai tarikan bodi futuristik khas bahasa desain Kodo soul of motion. Pada bagian depan sudah dilengkapi dengan head lamp LED berikut DRL yang terkesan menyambung dengan grill. Kemudian dilihat bagian samping, karena wheelbase bertambah sebanyak 5,5 cm dengan desain atap pendek membuat mobil ini terlihat panjang. Di bagian buritan desain bumpernya mirip CX-5, tail light juga sudah dilengkapi pakai LED.

 

Masuk ke dalam kabin, kami disambut dengan suasana interior yang nyaman sekaligus mewah. Jok pengemudi dan penumpang depan sudah dilengkapi dengan sistem pengaturan otomatis untuk menyesuaikan posisi duduk dan menyetir. Selain sudah dibungkus bahan kulit, jok sopir juga sudah dilengkapi dengan 2 memory untuk menyimpan driving position sesuai keinginan. Fitur khas Mazda yang menurut kami paling keren tentu HUD yang sangat perlu diapresiasi, di CX-9 ini kehadirannya menambah kenyamanan mengemudi. 

Untuk audio sudah dilengkapi teknologi MZD CONNECT™ Infotainment System dan pengaturannya bisa dari HMI COMANDER SWITCH yang posisinya dekat dengan tuas transmisi dan audio steering control. Asyiknya penumpang depan juga mudah mengatur audio karena kenopnya ada di bagian kiri. Namun satu catatan kecil untuk posisi lighter yang posisinya menghadap lutut penumpang depan, tentunya akan sangat sulit dijangkau pengemudi.

 

Pada bagian kaki-kaki, mobil ini sudah dilengkapi suspensi MacPherson strut/Multi-Link yang membuatnya nyaman saat kami bawa jalan di aspal maupun di jalan off-road ringan. Kemudian sektor roda menggunakan pelek berukuran 20 inci yang dibalut ban berukuran 255/50 R20. Untuk sistem rem, CX-9 dilengkapi dengan ventilated discs berukuran 320 mm untuk depan dan 325 mm untuk belakang. Menurut kami, CX-9 memiliki bantingan suspensi yang lembut dan nyaman untuk SUV sebesar ini.

Saat mencoba menekan pedal gas, bodi mobil sangat baik menerima akselarasi yang cukup spontan. Tak ada yang perlu dirisaukan saat memacu SUV kelas atas ini, namun kami sarankan untuk berdaptasi lebih lama dengan pandangan ke depan karena dasbornya berukuran lumayan besar ditambah kap mesin juga tergolong panjang.

 

Nah, segala keunggulan sesungguhnya ada di fitur keselamatannya yang jumlahnya banyak. Terkumpul dalam i-ACTIVSENSE, fitur tersebut meliputi  Adaptive LED Headlights (ALH), Blind Spot Monitoring (BSM) and Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Lane Departure Warning System (LDWS), Lane Keep Assist System, Smart City Brake Support, Pedestrian Brake dan Driver Attention Alert. Di samping itu, mobil ini juga sudah dilengkapi fitur standar, meliputi; ABS dengan EBD, Brake Assist, kemudian terdapat juga Dynamic Stability Control, Traction Control System, Hill Launch Assist, Hill Launch Assist, Emergency Stop Signal, G-Vectoring Control, parking sensors dan 360° View Monitor.

 

Mesin 4 silinder DOHC 16 valve berteknologi SKYACTIV-G turbo berkapasitas 2.500 cc yang dimiliki CX-9 bekerja cukup baik di mode Normal, hanya saja karakternya tidak bisa memberikan tarikan spontan. Jika dibandingkan dengan mesin generasi sebelumnya, sebenarnya CX-9 generasi kedua ini kapasitasnya lebih kecil, karena sebelumnya bermesin V6 berkapasitas 3.500 cc.

Kesimpulan

Bisa dibilang Mazda CX-9 generasi kedua ini memiliki kelas tersendiri. Buat Anda yang ingin memiliki mobil jenis SUV namun tampilannya kalem, futuristik dan memiliki tingkat  kenyamanan berkendara yang tinggi, SUV ini bisa menjadi pilihan yang tepat. Kendati dimensinya bongsor, namun untuk manuver putar balik alias U turn tidak menyulitkan karena memiliki radius putar yang cukup kecil dengan bodi sepanjang 507,5 cm.

Kelebihan
1. Desain futuristik
2. Posisi mengemudi yang sangat nyaman
3. Radius putar cukup kecil untuk ukuran SUV sepanjang ini

Kekurangan
1. Penopang kap mesin belum menggunakan sistem hidrolik
2. Pada MZD CONNECT™ Infotainment System belum dilengkapi maps (opsional)
3. Pada sistem infotaintment belum terdapat perubahan yang signifikan

 

Teks: Christo

Editor: Danu

Foto: Chirsto

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 
 

Bagikan

Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com