All New Kijang Innova dan Fortuner Diesel Dilarang Di India

All New Kijang Innova dan Fortuner Diesel Dilarang Di India

Publik India, khususnya di New Delhi kelihatannya bakal sulit menikmati keperkasaan mesin baru All New Kijang dan Fortuner. Mobil ini tak lolos regulasi baru.

Mahkamah Agung India belum lama ini membuat sebuah peraturan baru tentang larangan registrasi mobil baru bermesin diesel di atas 2.000 cc di ibu kota, New Delhi. Hal ini membuat Toyota Kirloskar Motor (Toyota India) khawatir karena berdampak pada strategi bisnisnya.

Keputusan ini dikeluarkan karena India khususnya kota New Delhi memang terkenal sebagai kota dengan tingkat polusi asap cukup tinggi. Salah satu penyumbang polusi udara tersebut adalah dari hasil sisa gas buang kendaraan bermotor bermesin diesel. Memang bensin menyumbang racun lebih banyak, tapi pemerintah India sudah muak dengan asap.

Akan mengganggu peluncurannya

Keinginan pemerintah India untuk mengurangi polusi udara karena kondisinya yang semakin menghkhawatirkan karena peredaran mobil bermesin diesel di India yang cukup banyak. Walaupun peraturan ini masih baru ditetapkan di lokasi tertentu dan masih dalam masa percobaan selama tiga bulan yang dimulai Januari 2016, tetapi ini memiliki efek dalam peluncuran All New Innova dan All New Fortuner yang memiliki mesin diesel terbaru.

Mesin Diesel Terbaru 2GD-FTV berkapasitas 2.400 cc

Peraturan pelarangan mesin diesel di atas 2.000 cc ini kemungkinan besar akan ditetapkan secara tetap dan meluas ke seluruh daerah membuat banyak merek otomotif di India yang menjual varian mesin diesel harus memutar otak agar tidak terlalu mengganggu strategi bisnis mereka.

“Saat kami mulai menjual Innova, kami pernah menawarkan kepada konsumen versi bensin. Tapi akhirnya kami berhentikan karena permintaan didominasi versi diesel. Untuk sekarang jika memang dibutuhkan (versi bensin), kami akan menawarkannya kembali,” ungkap TS Jaishankar, Deputy Managing Director-Commercial Toyota India.

Ini membuat Toyota India kemungkinan besar hanya menjual varian mesin bensin saja di New Delhi. Hal ini dikarenakan New Delhi adalah wilayah yang paling dominan dalam penjualan. Padahal Toyota India adalah merek terbesar yang menguasai pasar mobil bermesin diesel hampir 50%. 

Tentu saja selain Toyota, merek lain juga terkena dampak aturan baru ini. Tapi memang Toyota yang paling merasakannya. Padahal bila dipikir, mesin diesel modern saat ini sudah sangat minim asap.

Simak Video : VIDEO: C-HR Hybrid Tembus 28 KM/Liter

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com