Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Remote Kunci Tak Bekerja? Ini solusinya

Kadang frekuensi remote/kunci immobilizer mobil kita bentrok dengan pemancar sekitar. Mobil pun enggan menyala. Jangan panik, kami akan beri solusinya.
Tips
Senin, 8 Juni 2015 23:05 WIB
Penulis : Handi Cahyono


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Sekitar lima tahun lalu, banyak keluhan bahwa remote keyless/smart entry sering mengalami ‘macet’ atau kehilangan respons, baik sekadar membuka-mengunci pintu hingga tdak bisa menghidupkan mesin dengan menekan tombol Engine Start/Stop.

Salah satu penyebabnya, adanya gangguan frekuensi di sekitar lokasi kendaraan yang diparkir, semisal dekat Pemancar Radio/TV, SUTET (Saluran Udara Tenaga Extra Tinggi) dan BTS (Base Transceiver Station) provider telepon seluler. Frekuensi dari beberapa hal tersebut, mempengaruhi gelombang frekuensi dari remote ke receiver di mobil.

Itu dulu, kalau sekarang, apakah masih terjadi? “Dulu memang sering ada komplain, tapi sejak 2012 sudah tidak pernah ada lagi pelanggan mengeluhkan remotenya macet, bisa jadi pemerintah sudah meregulasi frekuensi, ataupun juga ada improvement di produk kami,” jelas HM Aedi, Service Manager Tunas Toyota Pasar Minggu.

Walaupun tentunya pengguna mobil sebelum 2012 pun masih banyak. Bagaimana mengatasi remote ngadat? Berikut tipsnya :

BACA JUGA

1.    Bila fungsi buka/kunci pintu  terganggu, dekatkan remote dengan wireless door lock receiver, biasanya ada di dasbor atau di bagian belakang mobil, kemudian tekan remote unlock/lock.

2.    Bila tidak berhasil, maka terpaksa buka kunci pintu secara manual, dengan anak kunci yang biasanya diselipkan pada remote. Tetapi kalau hal ini dilakukan, bisa menyebabkan alarm berbunyi.

Tak perlu panik ketika alarm berbunyi, ada trik untuk membungkam teriakan alarm.

Mobil tanpa immobilizer (Avanza, Innova E):

Masukkan anak kunci ke kunci kontak, kemudian putar ke posisi ON dan ACC sebanyak sepuluh kali secara cepat di bawah lima detik. Ini akan menghentikan teriakan alarm. Mobil bisa dihidupkan .

Mobil dengan immobilizer 

Non Smart-Entry (Innova G/V, Rush):

Masukkan anak kunci ke kunci kontak, alarm akan berhenti. Mesin bisa dihidupkan.

Dengan Smart-Entry (Yaris, Altis, Alphard, Camry):

Tekan pedal rem, sampai tombol Start/Stop berwarna hijau.
Dekatkan smart key ke tombol Start/Stop dengan logo TOYOTA menghadap ke tombol Start/Stop, sambil menekan tombol untuk  menghidupkan mesin.

Terkadang, selalu ada transmission gap atau jeda. Jika masih belum berhasil, bisa diulang beberapa kali. Tak hanya pada Toyota seperti contoh di atas, hal ini berlaku bagi merek lain. Seperti Keyless Entry (Kia), Intelligent Key (Nissan), FastKey (Mitsubishi) atau lainnya dengan sistem serupa.


Tags Terkait :
H

Handi Cahyono

Reporter

n/a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Subsidi Dikurangi Penjualan EV di China Mengalami Penurunan, Fokusnya Kini Untuk Ekspor

Awal tahun ini pemerintah China mulai secara bertahap menghapus keringanan pajak penjualan bagi produsen kendaraan listrik.

3 jam yang lalu


Bus
Ini Bedanya Mengantuk dan Microsleep, Keduanya Bisa Mematikan

Masih jadi bahaya laten pengemudi bus maupun truk.

4 jam yang lalu


Berita
Brand Baru Lagi, BAW Bakal Hadir Di GIIAS 2026 Bawa 212 T01, SUV Bergaya Klasik

BAW 212 T01 GIIAS 2026: Brand China BAW direncanakan hadir di GIIAS 2026 lewat PT BAW Automobile Trading Indonesia dengan SUV klasik 212 T01 berdesain retro dan mesin turbo.

5 jam yang lalu


Berita
Changan Deepal S05 Tes Jalur Ekstrem Jakarta-Ciletuh, Ini Impresinya

Setelah diperkenalkan beberapa waktu lalu, Changan Deepal S05 akhirnya kami uji dari Jakarta ke Ciletuh.

8 jam yang lalu


Berita
Toyota Supra MK5 Sudah Divonis Mati, Tapi Penjualannya Malah Melonjak

Toyota telah mengetok palu untuk menghentikan produksi GR Supra. Namun kemudian reaksi pasar cukup mengejutkan. Generasi V Supra ini mengalami lonjakan permintaan.

9 jam yang lalu


Berita
Masih Bingung Perbedaan REEV Dengan PHEV? Ini Penjelasannya

Changan Deepal S05 resmi melantai di Indonesia. Sebagai mobil REEV, apa saja keunggulannya?

10 jam yang lalu


Berita
BMW Seri 7 Terbaru Mulai Diproduksi

Akan hadir sebagai mobil ramah lingkungan dengan melibatkan banyak proses produksi dengan energi alami.

11 jam yang lalu


Berita
Seperti Presiden Prabowo, Kini PM Jepang Pilih SUV Sebagai Mobil Dinas

Jika di negara kita, Presiden Prabowo lebih memilih menggunakan SUV sebagai mobil dinas dibandingkan dengan sedan limousine, maka hal ini juga terjadi di Jepang.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Subsidi Dikurangi Penjualan EV di China Mengalami Penurunan, Fokusnya Kini Untuk Ekspor

Awal tahun ini pemerintah China mulai secara bertahap menghapus keringanan pajak penjualan bagi produsen kendaraan listrik.

3 jam yang lalu


Bus
Ini Bedanya Mengantuk dan Microsleep, Keduanya Bisa Mematikan

Masih jadi bahaya laten pengemudi bus maupun truk.

4 jam yang lalu


Berita
Brand Baru Lagi, BAW Bakal Hadir Di GIIAS 2026 Bawa 212 T01, SUV Bergaya Klasik

BAW 212 T01 GIIAS 2026: Brand China BAW direncanakan hadir di GIIAS 2026 lewat PT BAW Automobile Trading Indonesia dengan SUV klasik 212 T01 berdesain retro dan mesin turbo.

5 jam yang lalu


Berita
Changan Deepal S05 Tes Jalur Ekstrem Jakarta-Ciletuh, Ini Impresinya

Setelah diperkenalkan beberapa waktu lalu, Changan Deepal S05 akhirnya kami uji dari Jakarta ke Ciletuh.

8 jam yang lalu


Berita
Toyota Supra MK5 Sudah Divonis Mati, Tapi Penjualannya Malah Melonjak

Toyota telah mengetok palu untuk menghentikan produksi GR Supra. Namun kemudian reaksi pasar cukup mengejutkan. Generasi V Supra ini mengalami lonjakan permintaan.

9 jam yang lalu