Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Seperti Ini Detail Bus 'Legendaris' PO Gunung Harta, Masih Berkaca Tunggal

Masih ada beberapa armada Gunung Harta yang terbilang lawas dengan sasis non-premium, yang bahkan belum double glass.
Bus
Senin, 26 April 2021 10:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Perusahaan otobus (PO) Gunung Harta dikenal dengan armadanya yang berumur muda dan memakai sasis-sasis premium. Namun masih ada beberapa armada yang terbilang lawas dengan sasis non-premium, yang bahkan belum double glass.

Salah satunya bus berkode GHTS 041 yang melayani rute perjalanan Jakarta-Ponorogo (Seri F). Kami berkesempatan menjajalnya pekan lalu.

Alih-alih memakai sasis premium seperti Mercedes-Benz (MB) OC500RF 2542 serta O500R 1836 atau Scania K410IB, bus ini masih memakai MB OH 1626 versi lawas.

BACA JUGA
Pandangan tak terhalang

Dari sisi eksterior, bus ini mengandalkan bodi Jetbus 2 HD generasi awal dari Adi Putro. Bodi ini pertama kali dikenalkan tahun 2014 silam. Versi ini masih memakai kaca depan model tunggal, tanpa topi seperti Jetbus 2+ yang sudah double glass.

Selain itu dari samping, tak terlihat adanya 'selendang' ala karoseri Setra yang jadi ciri khas Jetbus 2+. Sebagai gantinya, masih terdapat pilar B besar.

Dasbor dan setir yang legendaris

Pilar tersebut merupakan 'bawaan' dari bodi-bodi Adi Putro sebelumnya seperti Jetbus pertama dan Royal CoachE yang sering disebut dengan julukan Marcopolo.

Masuk ke dalam, setir palang dua yang dimiliki oleh keluarga Mercy OH series generasi awal langsung terlihat. Lalu ada desain dashboard yang membulat.

Untuk penumpang, jok Alldila berlapis kulit sintetis dengan leg rest terbilang nyaman. Apalagi jarak antar jok terbilang lega untuk total 32 penumpang. Di belakang, terdapat toilet dan tempat tidur supir pengganti.

Bagasi atasnya sudah memakai penutup, tapi sama seperti bus saat itu, belum ada fasilitas USB charger di tiap jok seperti saat ini. Kenyamanan penumpang juga difasilitasi oleh suspensi udara bawaan OH 1626 yang empuk. Sehingga tak sulit untuk terlelap di perjalanan.


Tags Terkait :
Po Gunung Harta Bus Gunung Harta Bus Lawas Gunung Harta Adi Putro
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Bus
Hino Terus Rangsek Pasar Bus Di Bali

Jagokan medium bus

1 tahun yang lalu


Berita
Terminal Mengwi: Terbesar Di Pulau Bali

Rute paling barat menuju kota Medan

2 tahun yang lalu


Bus
PO Gunung Harta Buka Banyak Rute Baru, Ke Mana Saja?

Semua layanan tersebut menggunakan bus Gunung Harta kelas Eksekutif dengan fasilitas seat 2-2, AC, TV LCD dan toilet.

5 tahun yang lalu


Bus
PO Gunung Harta Hadirkan Bus Denpasar-Probolinggo via Jember

Rutenya lebih berputar ke arah selatan, yakni via Jember dan Lumajang.

5 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Januari-Juni Masih Ada Ratusan Ribu Pelanggaran Aturan Anti ODOL

Tapi jumlah itu sudah menurun drastis dibandingkan sebelum ada pengawasan intensif Anti ODOL.

13 jam yang lalu


Bus
Akan Dibangun Dua Terminal Baru Bus AKAP Di Jakarta Selatan

Untuk lebih memudahkan calon penumpang mengakses transportasi massal antar daerah.

1 hari yang lalu

Bus
Tarif Rp1 Transjakarta Untuk Memperingati Ulang Tahun Jakarta

Pemprov DKI Jakarta terapkan tarif Rp1 Transjakarta ulang tahun Jakarta ke-499 pada 22 Juni untuk layanan Transjakarta, MRT, dan LRT guna mendorong kunjungan wisata.

1 hari yang lalu


Pikap
Ladder Frame EREV, Konsep Hybrid Yang Mulai Banyak Dilirik

Ladder frame EREV untuk pikap mulai dilirik pabrikan otomotif. Konsep ini dipilih karena ketahanan struktural dan kemampuan off-road yang lebih baik, seperti pada BYD Shark, Ram 1500, dan Ford F-150.

1 hari yang lalu

Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

1 hari yang lalu