Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Bus Listrik, Amankah Melintas Banjir?

Kondisi jalan di Ibu Kota, masih dibayangi banjir di beberapa ruas, termasuk ketika nanti bus listrik sudah massal di jalanan. Amankah, melewati banjir? Tentunya, asalkan ada fitur-fitur ini.
Bus
Rabu, 1 Januari 2020 17:25 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Salah satu rencana besar dalam tata kelola transportasi massal di DKI Jakarta adalah dengan mengunakan bus listrik yang rencananya akan segera diinisiasi Transjakarta dalam waktu dekat. Jika melihat kondisi terkini Jakarta, banjir akan menjadi isu utama mengingat daerah ini menjadi jalur 13 sungai yang mengalir ke muara Jakarta.

Apakah jika kelak bus listrik sudah beredar, aman digunakan untuk menerjang banjir?

Dikutip dari thedriven.com, sistem kendaraan listrik relatif aman digunakan untuk menerjang banjir. Sejauh perangkat baterai dan motor listriknya sepenuhnya tersegel baik sehingga terisolasi dari air dan tidak sampai masuk ke dalam sistem.

Salah satu persyaratan yang harus dimiliki oleh Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) adalah memiliki International Protection (IP) rating system. Semisal IP65 yang menjelaskan mampu melindungi baterai dan motor listrik dari debu dan air bertekanan rendah.

BACA JUGA

Pada IP grade yang lebih tinggi perangkat baterai dan motor listrik bahkan mampu bertahan pada air bertekanan tinggi sekalipun. Bahkan grade tertinggi yakni IP68, merupakan grade yang digunakan pada kapal selam.

Tentunya dalam penggunaanny, KBL tidak akan seekstrem digunakan seperti kapal selam. Jadi memang ada batasan pemakaian yang dianjurkan. Sejauh kendaraan masih bisa berjalan, kemungkinan akan aman, namun jika sempat terendam akan menimbulkan potensi kerusakan yang disebabkan oleh temperatur baterai yang memungkinkan resiko pengembunan.

Lalu apakah ada resiko tersetrum?

Sejauh tidak ada kerusakan berat karena benturan yang menyebabkan sistem pada baterai dan motor listrik bocor, kondisi tersebut tidak akan terjadi. Selain itu terdapat sistem pemutus otomatis yang disebut ground-fault detection system yang menjadi salah satu safety feature pada kendaraan KBL. Sistem kelistrikan akan total terputus, begitu sensornya mendeteksi adanya kebocoran.

Permasalahannya adalah, apakah bus listrik yang dioperasikan di Jakarta kelak punya semua fitur tersebut di atas? Diharapkan pihak pengelola memperhatikan juga sistem tersebut.


Tags Terkait :
Bus Listrik Banjir Jakarta Banjir
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Truk
Skyworth Z9, Head Tractor Otonom Pertama Yang Dipasarkan Secara Umum

Satu operator bisa menjalankan sampai 18 unit kendaraan.

1 minggu yang lalu


Bus
Bus Listrik Lokal Sudah Semakin Sempurna

Perlu dukungan pemerintah untuk mengecilkan keran impor bus listrik

1 tahun yang lalu


Bus
Transjakarta Rilis 200 Bus Listrik

Bisa penghematan subsidi BBM secara signfikan

1 tahun yang lalu


Bus
Tak Lama Lagi Bus Listrik Makin Ramai Beroperasi Di Indonesia

Transjakarta, Damri, Angkutan Bandara didorong untuk menggunakan bus dengan tenaga listrik. Serta penggunaan bus listrik melalui Program Buy The Service (BTS) di beberapa kota.

5 tahun yang lalu


Terkini

Pikap
Bak Kuping, Desain Pikap Klasik yang Bertahan Puluhan Tahun Sebelum Akhirnya Punah

Tonjolan rumah roda di luar bak membuat pikap klasik Amerika tampil unik. Inilah bak kuping, desain yang dulu jadi standar sebelum akhirnya hilang dari pasaran.

6 jam yang lalu


Truk
Lagi-Lagi, Truk Rem Blong Makan Korban Jiwa

Manajemen perawatan kendaraan dan kemampuan mengemudi masih dianggap remeh.

6 jam yang lalu


Truk
Boomerang Suspension, Suspensi Unik Truk Inovasi Dari Brazil

Bentuknya mirip bumerang dan fungsinya menjaga roda tetap menapak di medan ekstrem. Inilah Boomerang Suspension, inovasi unik Engesa yang tak pernah jadi standar industri truk.

9 jam yang lalu

Truk
Mengapa Truk Pakai Ban Ganda di Belakang? Ternyata Sudah Ada Sejak Lebih dari Seabad Lalu

Truk besar hampir selalu punya dua ban di tiap sisi roda belakang. Ternyata konfigurasi ini sudah dipakai sejak 1908 dan lahir dari kebutuhan mengangkut beban lebih berat.

1 hari yang lalu


Bus
Ramp Check Bus Libur Nataru 2026 Sudah Mulai Dilakukan

Musim Nataru 2025 ada pengurangan kecelakaan angkutan darat secara signifikan.

1 hari yang lalu