Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Hyundai dan Kia Siapkan Baterai Lebih Tahan Lama dan Ringan

Kerja sama Hyundai, Kia dengan Factorial Energy akan menghadirkan baterai mobil listrik yang lebih tahan lama dan ringan.
Mobil Listrik
Minggu, 31 Oktober 2021 11:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Hyundai dan Kia memulai kerja sama dengan Factorial Energy untuk menguji teknologi baterai solid-state untuk mendapatkan kapasitas baterai yang lebih tinggi, namun lebih ringan.

"Kemitraan kami dengan Hyundai merupakan validasi lain dari teknologi baterai solid-state kami, dan kami berharap dapat menunjukkan kesiapan pasarnya di kendaraan Hyundai," kata CEO Factorial Energy, Siyu Huang, Ph.D yang dikutip dari Carscoops.

Dalam kerjasama ini, nantinya perusahaan-perusahaan itu akan melakukan pengujian terhadap teknologi solid-state Factorial di tingkat sel, modul, dan sistem untuk melihat apakah mereka dapat diintegrasikan dengan benar ke dalam kendaraan listrik.

Baterai solid-state sudah sejak lama dikabarkan memiliki kemampuan untuk menahan lebih banyak energi daripada baterai lithium-ion berarti mereka dapat memperluas jangkauan kendaraan sekaligus meringankannya, menciptakan siklus yang baik.

"Kami dapat membantu membuka adopsi massal kendaraan listrik – dan manfaat lingkungan yang dihasilkan – melalui baterai kami yang aman dan tahan lama," kata dia.

Kemajuan Factorial yang didasarkan pada "Teknologi Sistem Elektrolit Faktorial" miliknya sendiri, yang menggunakan bahan elektrolit padat eksklusif yang memungkinkan kinerja sel yang aman dan andal bahkan dengan elektroda bertegangan tinggi dan berkapasitas tinggi.

Dirinya juga mengklaim bahwa pada suhu tertentu sel-sel itu lebih aman dari pada sel-sel yang dimiliki oleh baterai lithium-ion yang sudah ada saat ini. Selain itu, sel-sel ini juga dapat menjangkau tambahan hingga 20 sampai dengan 50 persen.

Menurut perusahaan teknologi itu, baterai ini juga sudah kompatibel dengan infrastruktur manufaktur lithium-ion yang sudah ada, yang pasti akan menarik bagi Hyundai dan perusahaan saudaranya Kia.

"Tim Hyundai CRADLE terkesan dengan tim manajemen, teknologi, dan pendekatan manufaktur baru Factorial, yang dapat membuat transisi ke solid-state mulus dan hemat biaya," kata Henry Chung, SVP dan Kepala CRADLE Silicon Valley.

"Kami berharap dapat berkolaborasi dengan perusahaan portofolio baru kami untuk lebih memajukan teknologi mereka," tambah dia.


Tags Terkait :
Hyundai Kia
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Bukan Carnival Apalagi EV9, Inilah Mobil KIA Terlaris Saat Ini

KIA berhasil melewati pencapaian Hyundai di negaranya sendiri. Model ini yang paling laris saat ini.

1 tahun yang lalu


Berita
Penjualan Hyundai dan KIA Secara Global Meningkat, Inilah Model-Model Yang Paling Laris

Hyundai dan KIA sama-sama berhasil meningkatkan penjualan mereka pada tahun ini. Model apa saja yang paling banyak dipesan?

2 tahun yang lalu


Berita
Ada Risiko Terbakar, Hyundai dan Kia Minta Pemilik Parkir Mobil Di Luar

Hyundai dan Kia mengabarkan berita recall kepada 3,3 juta mobil mereka di Amerika Serikat karena risiko terbakar. Ini dia penyebabnya

2 tahun yang lalu


Berita
Hyundai Peringkat Ketiga Produsen Terlaris Dunia, Model Ini Yang Berkontribusi

Sejauh ini Hyundai menempati posisi ketiga di bawah Volkswagen Group dan Toyota Motor Corporation. Model-model ini yang paling laris dibeli.

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Harga Seken Brand China Anjlok, OLX Katakan Depresiasinya Sekitar 20-30%

Penjualan mobil bekas asal China mengalami depresiasi yang tinggi hingga 30%, hal ini lebih parah ketimbang mobil bekas asal Jepang.

31 menit yang lalu


Berita
Harga B50 Harus Lebih Murah Dibandingkan Pertadex

Pemahaman soal karakter bahan bakar baru ini juga perlu lebih ditingkatkan bagi pengguna kendaraan bermesin diesel

2 jam yang lalu


Berita
Honda City Facelift Meluncur di Thailand, Sekaligus Debut di Asia Tenggara

Honda resmi meluncurkan City facelift di Thailand sekaligus menandai debutnya di Asia Tenggara.

7 jam yang lalu


Berita
Toyota bZ4X Alami Recall Terkait Software, Ini Nasibnya di Indonesia

Toyota Australia menarik kembali lebih dari seribu unit bZ4X terkait masalah software. Bagaimana dengan unit yang ada di Indonesia? Ini tanggapan TAM.

8 jam yang lalu


Bus
Organda: Transportasi Umum Indonesia Darurat BBM

Terkendala soal barcode sampai tersendatnya pasokan solar menjadi masalah yang tak terpecahkan hingga sekarang.

19 jam yang lalu