Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBus

Ini Sistem Keselamatan Bodi Bus Suite Class Yang Terlibat Tabrakan di Tol Ungaran

Legacy SR2 Suite Class sendiri baru dirilis pada bulan Juli 2019 lalu lewat ajang GIIAS 2019. Saat itu, bus berkapasitas 21 penumpang terbilang sukses menyedot animo pengunjung.
Bus
Sabtu, 15 Februari 2020 09:30 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Kecelakaan yang dialami bus Sinar Jaya bertipe Suite Class di Tol Ungaran, Jawa Tengah pada Jumat (14/2), dini hari menyisakan tanya. Apakah jenis bus baru ini aman untuk penumpang? Apalagi dalam insiden yang terjadi, terdapat korban meninggal dunia.

Legacy SR2 Suite Class sendiri baru dirilis pada bulan Juli 2019 lalu lewat ajang GIIAS 2019. Saat itu, bus berkapasitas 21 penumpang dengan konfigurasi kursi layaknya hotel kapsul tersebut sukses menyedot perhatian.

Dikatakan Senior Desainer Karoseri Laksana, Kus Ririn, dikutip dari Haltebus.com, dari sisi legalitas, rancangan bus ini sudah mendapat surat izin rancang bangun dari Kementerian Perhubungan. Sehingga layak digunakan.

Serta, dalam merancang bus suite class, karoseri Laksana tetap mengikuti ketentuan dari Kementerian Perhubungan. Serta perhitungan yang menunjang kenyamanan dan keselamatan penumpang.

BACA JUGA

Mulai dari perhitungan ketinggian bus. Di mana tinggi bus hanya berkisar 3,7-3,8 meter, meski dengan sasis tronton sekali pun. Hal ini untuk mencegah motion sickness pada penumpang yang berada di bagian atas. Setiap jok pun sudah dilengkapi dengan seat belt.

Selain itu, sistem reclining pada jok suite class juga dirancang hanya mencapai 150 derajat, bukan full tidur 180 derajat. "Kami menyiapkan ruang bus yang cukup untuk ketinggian dua tingkat penumpang ini," kata Kus Ririn.

Sektor lain yang menunjang keselamatan penumpang adalah bodi bus berbasis Legacy SR-2 yang sudah lolos standardisasi keselamatan Uni Eropa, ECE.R66. Pengujian ECE.R66 diterapkan pada desain rangka bus untuk uji guling, atau roll-over test.

Lolosnya bodi dengan standar ECE.R66 berarti bus lebih aman bagi penumpang saat terguling. Karena secara kekuatan struktur rangka bodi, mau pun desain panel interior harus mumpuni agar tidak membahayakan penumpang.

Sayangnya, dalam kecelakaan kali ini, bus dihantam dari depan oleh truk yang meluncur mundur di tanjakan Tol Ungaran. Hal ini membuat kabin sebelah kiri dari bus bersasis Hino RN285 ini pun ringsek. Akibatnya, dua penumpang di bagian kiri depan meninggal dunia.


Tags Terkait :
I
Ilham Pratama

Reporter

Penggemar dunia otomotif yang mulai meliput sejak 2010. Hobi membaca, traveling dan bersepeda. Pengguna Kawasaki Athlete...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Artikel Terkait





Terkini

Terkini