OTODRIVER - Volkswagen mengumumkan adanya recall besar-besaran terhadap puluhan ribu kendaraan listriknya di pasar global.
Langkah ini dilakukan menyusul adanya masalah pada modul baterai yang berpotensi menurunkan jarak tempuh, bahkan dalam kondisi terburuk dapat memicu kebakaran.
Mengutip dari Reuters, tercatat sebanyak 94.031 unit mobil listrik terdampak recall.
Sebagian besar merupakan mobil yang mengambil basis dari platform MEB.
Terdapat lima model yang terkendala yakni Volkswagen ID.3, Volkswagen ID.4, Volkswagen ID.5, Volkswagen ID.Buzz dan model Cupra Born.
Penarikan ini merupakan unit produksi periode Februari 2022 hingga Agustus 2024.
Lebih mendetail lagi, permasalah pada modul baterai tegangan tinggi ini dapat memicu terjadinya penurunan jarak tempuh kendaraan, terjadi overheat dan akibat paling ekstrim adalah memicu kebakaran.
Selain itu baterai tidak bisa bekerja secara optimal.
Volkswagen cukup serius dalam penanganan kasus ini, karena berhubungan dengan bagian komponen vital pada sebuah EV.
Karenanya pabrikan yang bermarkas di Wolfburg ini menyiapkan prosedur perbaikan bagi konsumen yakni dengan melakukan pembaruan perangkat lunak (software update), pemeriksaan menyeluruh modul bateri dan penggantian modul baterai apabila ditemukan kerusakan. Dan semua layanan ini gratis.
Recall yang dilakukan Volkswagen ini sifatnya preventif lantaran belum ada laporan insiden ataupun cedera terkait masalah ini.
Lalu bagaimana dengan Volkswagen di Indonesia. Kita tahu bahwa model dengan platform MEB yakni ID.Buzz juga dijual di Indonesia.
Menanggapi informasi terkait recall yang beredar di sejumlah pasar global, Volkswagen Indonesia pun buka suara.
Chief Operating Officer, Volkswagen Indonesia, Edo Januarko Chandra mengatakan bahwa unit ID.Buzz di Indonesia tidak terdampak oleh recall tersebut.
“Kami ingin menegaskan bahwa seluruh unit Volkswagen ID. Buzz yang dipasarkan di Indonesia tidak terdampak, karena merupakan produksi tahun 2025 dengan spesifikasi yang telah disesuaikan untuk kebutuhan pasar Indonesia,” terang Edo melalui pesan singkatnya.
Walau demikian, Eko mengatakan bahwa pihaknya secara aktif terus memantau perkembangan di tingkat global serta memastikan setiap produk yang dihadirkan memenuhi standar kualitas dan keamanan Volkswagen. (SS)
