OTODRIVER – Tidak ada cara yang lebih jujur untuk menilai karakter sebuah SUV selain mengajaknya menempuh perjalanan jauh yang sesungguhnya. Kali ini, giliran Mitsubishi Destinator yang mendapat kesempatan itu. Rute yang diambil adalah Jakarta-Palembang pulang-pergi dengan jarak total sekitar 1.200 km. Perjalanan ini melintasi Tol Trans Sumatera yang terkenal menantang.
Mengenal Lebih Dekat Destinator
Sebelum masuk ke pengalaman berkendara, ada baiknya mengenal dulu sosok yang diuji kali ini. Mitsubishi Destinator merupakan SUV tujuh penumpang yang menjadi model strategis global ketiga Mitsubishi yang lahir di Indonesia, setelah Xpander dan Xforce. Bahkan, Indonesia menjadi negara pertama yang meluncurkannya ke publik dunia.
Di balik kap mesinnya, Destinator mengandalkan jantung pacu berkode 4B40 berkapasitas 1.500 cc dengan teknologi MIVEC Turbo. Mesin tersebut sanggup melepas tenaga hingga 161–163 PS atau sekitar 120 kW pada putaran 5.000 rpm, dengan torsi puncak 250 Nm yang disalurkan melalui transmisi CVT tanpa opsi manual.
Soal dimensi, Destinator tergolong bongsor untuk kelasnya. Panjangnya mencapai 4.680 mm, lebar 1.840 mm, dan tinggi 1.780 mm, dengan jarak sumbu roda 2.815 mm yang menjanjikan kelapangan kabin. Kaki-kakinya ditopang suspensi depan MacPherson strut dan torsion beam di belakang, dengan ground clearance mencapai 244 mm. Bekal ini cukup untuk melibas jalan bergelombang maupun medan tidak rata.
Suspensi Jempolan
Sepanjang rute Trans Sumatera, kondisi jalan menjadi ujian nyata bagi kaki-kaki Destinator. Permukaan aspal tak bisa dikatakan ‘tenang’ dan cenderung bergelombang. Kerusakan cukup parah bahkan ditemui menjelang pintu keluar Kayu Agung, Palembang. Mungkin kondisi tersebut disebabkan jalan yang ambles.
Alhasil, ruas jalan tol hanya menyisakan satu lajur dan itu pun jauh dari kata mulus. Sedangkan jalur lainnya sedang dikeruk untuk perbaikan.
Dalam habitat seperti inilah suspensi benar-benar diuji. Saat mendapatkan jalan yang ‘lumayan tenang’, Destinator masih dapat dipacu hingga 120 km/jam dan mudah dikendalikan.
Di sinilah bantingan suspensi Destinator mampu menunjukkan kelasnya, demikian juga dengan mesin yang sigap menggelontorkan tenaganya dengan baik.
Semakin paripurna, Destinator menyajikan kelegaan ruang kabin yang didukung dimensi bodinya dan turut berkontribusi terhadap kenyamanan penumpang sepanjang perjalanan panjang tersebut.
Turbo yang Bertenaga di Jalan Terbuka, Sedikit Kurang Halus di Kemacetan
Begitu memasuki jalan tol dan antarkota yang lengang, karakter mesin turbo 1.5 liter Destinator langsung terasa nikmat. Tenaganya responsif, tarikan terasa mantap untuk melahap jarak jauh tanpa membuat pengemudi kelelahan.
Namun, ceritanya sedikit berbeda ketika Destinator diajak bermanuver di tengah hiruk-pikuk lalu lintas dalam kota. Pada kondisi stop-and-go, sesekali mobil ini terasa sedikit endut-endutan. Karakter tersebut cukup terasa ketika mesin bekerja di putaran rendah.
Efisiensi yang Terjaga Meski Bermuatan Penuh
Selama perjalanan, Destinator menghirup bahan bakar dengan RON 92 yang kami dapatkan dari BP dan Pertamina. Berdasarkan pembacaan Multi Information Display (MID), konsumsi BBM tercatat konsisten di angka 11,2 hingga 11,6 km/liter.
Angka tersebut cukup impresif mengingat mobil ini membawa lima penumpang dengan konfigurasi 2+3, dengan muatan bagasi penuh, untuk menempuh jarak sekitar 1.200 km pulang-pergi.
Detail Premium yang Menambah Kesan Mewah
Dua sentuhan detail turut mencuri perhatian sepanjang perjalanan. Pertama, sistem audio garapan Yamaha yang tertanam di Destinator terdengar begitu mantap, menghadirkan kualitas suara premium yang jarang ditemui di kelas SUV sekelasnya. Hal ini sejalan dengan reputasi Destinator yang memang turut mengusung audio Yamaha sebagai salah satu nilai jual utamanya.
Kedua, fitur Adaptive Cruise Control (ACC), bagian dari paket Mitsubishi Motors Safety Sensing yang mengikuti akselerasi, deselerasi, hingga penghentian kendaraan di depan secara otomatis, memberi sentuhan yang menenangkan.
Setiap kali sistem melakukan akselerasi otomatis mengikuti kendaraan di depan, muncul alarm lembut sebagai penanda. Detail kecil ini menunjukkan betapa seriusnya Mitsubishi memperhatikan pengalaman berkendara penggunanya.
Kesimpulan: SUV Keluarga yang Siap Diajak Berpetualang Jauh
Perjalanan panjang Jakarta-Palembang PP ini membuktikan bahwa Mitsubishi Destinator bukan sekadar SUV kota yang dipaksakan tampil gagah.
Dengan bekal mesin turbo yang bertenaga, suspensi yang piawai meredam jalan rusak, kabin lapang untuk lima hingga tujuh penumpang, serta detail premium seperti audio Yamaha dan ACC yang halus, Destinator menunjukkan dirinya sebagai kendaraan keluarga yang benar-benar siap diajak menaklukkan jarak jauh.
Karakter mesin dan responsnya di putaran rendah saat menghadapi lalu lintas stop-and-go masih menjadi catatan kecil, tetapi hal tersebut tidak mengurangi kemampuan Destinator sebagai SUV keluarga yang nyaman dan mumpuni untuk perjalanan luar kota. (SS)
