OTODRIVER – Sebelumnya, terdapat informasi mengenai facelift yang bakal didapatkan Toyota Kijang Innova Zenix pada Oktober mendatang. Namun, tampaknya Toyota juga akan memperkenalkan penyegaran pada Fortuner. Kabar yang kami terima, kehadiran SUV ladder frame dengan wajah baru ini akan terjadi pada November 2026 di Thailand.
Eksterior
"Thailand akan dapat terlebih dahulu, baru kemudian Indonesia yang diperkirakan akan hadir pada Februari atau Maret mendatang," terang narasumber Otodriver yang enggan disebutkan identitasnya.
Menurutnya, Fortuner baru ini akan mengusung bahasa desain terbaru, kurang lebih mirip dengan saudara pikapnya, Hilux. "Kurang lebih mirip-mirip dengan yang terjadi pada Hilux Revo yang menjadi Travo saat ini," lanjutnya.
Selain itu, bagian belakang juga mengalami perubahan untuk menyesuaikan dengan gaya desain baru. "Bentuk lampunya bakal memanjang, kurang lebih seperti yang digunakan oleh Veloz," imbuhnya.
Masih dari informasi yang sama, tidak ada perubahan pada bodyshell, alias masih menggunakan milik model sebelumnya.
Kehadiran Fortuner ini sekaligus menjawab selentingan berita yang sebelumnya beredar. SUV ini tetap akan menggunakan platform IMV (Innovative International Multi-purpose Vehicle), bukan TNGA-F seperti yang sempat diisukan. Platform TNGA-F sendiri digunakan oleh Land Cruiser 250 maupun 4Runner.
Interior
Perubahan pada tampilan luar juga diikuti dengan penyegaran pada interior. "Desain interiornya berubah dan bakal mirip-mirip dengan milik Hilux Travo (Hilux terbaru)," ujar narasumber.
Mekanisme pelipatan bangku baris ketiga juga berubah menjadi seperti Zenix. Dengan demikian, tidak akan dijumpai lagi model pelipatan menggantung seperti pada model saat ini.
Selain itu, terdapat sedikit perubahan pada unit AC dan Fortuner facelift ini disebut tetap tidak akan dibekali sunroof.
Mesin dan Transmisi
Untuk dapur pacu, Fortuner facelift ini disebut masih akan mengandalkan dua mesin yang sudah dikenal, yakni diesel 1GD-FTV 2.8 liter dengan output sekitar 204 PS dan torsi 500 Nm, serta bensin 2TR-FE 2.7 liter dengan tenaga 163 PS dan torsi 242 Nm.
Keduanya dipadukan dengan transmisi otomatis 6-percepatan, dengan pilihan penggerak 4x2 dan 4x4. Khusus varian bermesin 1GD-FTV, kemungkinan seluruh lini akan menggunakan transmisi otomatis tanpa opsi manual.
Soal standar emisi, Thailand saat ini masih menerapkan Euro 4, yang berlaku sejak 2012, namun tengah bersiap beralih ke Euro 6. Indonesia sendiri masih menerapkan Euro 4 sesuai Permen LHK No. 20/2017. Dengan demikian, dari sisi regulasi gas buang, kedua negara untuk saat ini belum terlalu jauh berbeda.
Menariknya, versi Thailand disebut masih akan menyediakan varian V6 1GR-FE 4.0 liter untuk kebutuhan ekspor ke Timur Tengah. Mesin yang sama juga sudah digunakan pada Fortuner saat ini, dengan output 235 PS pada 5.200 rpm dan torsi 376 Nm pada 3.800 rpm.
Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi otomatis 6-percepatan dan sistem penggerak 4WD. Namun, mesin ini tidak dipasarkan di Asia Tenggara maupun Indonesia.
Tanggapan Toyota
Mengenai improvement pada unit SUV andalan Toyota ini, Head of Public Relations PT Toyota-Astra Motor (TAM) Philardi Sobari pun angkat bicara. "Mohon maaf kami belum dapat mengonfirmasi maupun memberikan komentar terkait pergerakan produk, waktu peluncuran, maupun rencana produk Toyota di Indonesia. Segala informasi terkait produk Toyota akan kami sampaikan secara resmi melalui kanal komunikasi yang telah ditentukan pada waktu yang tepat," terangnya melalui pesan singkat.
Saat ini, Fortuner yang masih beredar di pasar maupun yang bakal hadir merupakan bagian dari generasi kedua. Fortuner sendiri pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada 2005 sebagai generasi awal, masih dengan mesin bensin 2TR-FE 2.7 liter dan opsi diesel, sebelum akhirnya hanya mendapat facelift pada 2012 tanpa pergantian generasi penuh. Generasi kedua baru resmi meluncur pada 2016 dengan perubahan total dari sisi desain, mesin, hingga fitur, dan sejak itu terus mendapat pembaruan lewat facelift 2020 serta penambahan varian mesin 2.8 liter berkode 1GD-FTV pada 2022. Dengan kata lain, model yang akan disegarkan pada November nanti masih merupakan hasil pengembangan dari platform generasi kedua yang sama.(SS)
