Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

VinFast Siap Bangun "Electric Nation" di Indonesia, Siap Serap 1.000 Pekerja!

VinFast siapkan investasi USD 200 juta untuk pabrik EV di Subang dan 63.000 titik pengisian daya hingga 2025, targetkan 50.000 unit produksi per tahun.
Berita
Minggu, 3 Agustus 2025 14:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama
Vinfast VF3 di GIIAS (Foto : Otodriver/Ilham Pratama)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Produsen kendaraan listrik asal Vietnam, VinFast, menegaskan komitmennya untuk menjadikan Indonesia sebagai basis penting pengembangan industri mobilitas hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komitmen ini disampaikan langsung dalam forum “VIN Talks” bertema “Investing in Impact – Catalyzing Indonesia’s Green Economy Through Policy & Private Sector Collaboration” yang digelar pada ajang GIIAS 2025 di ICE BSD City.

Forum yang dikemas sebagai dialog strategis investasi hijau ini menghadirkan mantan Menteri Perdagangan sekaligus penggiat edukasi dan pembawa acara podcast Endgame, Gita Wirjawan, serta CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto.

Dalam paparannya, Kariyanto mengungkapkan bahwa VinFast telah menyiapkan investasi awal senilai USD 200 juta untuk mendirikan pabrik perakitan kendaraan listrik di Subang, Jawa Barat.

BACA JUGA

Pabrik tersebut ditargetkan mulai beroperasi dalam waktu dekat dengan kapasitas produksi awal 50.000 unit per tahun dan membuka 1.000 lapangan kerja langsung.

"Indonesia adalah pasar strategis dengan potensi besar. Kami tidak hanya membangun kendaraan listrik, kami ingin membangun sebuah electric nation," ujar Kariyanto.

Dirinya menambahkan bahwa investasi ini akan diperluas mencakup jaringan infrastruktur pengisian daya, layanan mobilitas hijau, dan kolaborasi dengan pelaku industri lokal.

Untuk mempercepat ekosistem kendaraan listrik, VinFast menggandeng mitra strategis seperti V-Green, Chargecore, ChargePoint, Amarta Group, dan CVS.

Vinfast VF3 di GIIAS (Foto : Otodriver/Ilham Pratama)

Targetnya adalah memasang sekitar 63.000 titik pengisian daya di seluruh Indonesia hingga akhir 2025, dengan nilai investasi mencapai USD 300 juta. Pada 2026, VinFast berencana hadir di 19 provinsi dan 41 kota, lengkap dengan layanan penjualan, purna jual, serta armada taksi listrik Green SM.

Indonesia dinilai tengah berada di momentum krusial dalam transisi menuju ekonomi hijau. Berdasarkan data BKPM, investasi asing langsung (FDI) pada 2024 menyumbang lebih dari 52% dari total Rp1.766 triliun investasi nasional—angka yang menegaskan daya tarik Indonesia di mata investor global.

Gita Wirjawan dalam sesi dialog menekankan pentingnya mempersiapkan generasi muda Indonesia untuk masa depan ekonomi hijau. “Pendidikan STEM harus menjadi prioritas untuk menciptakan talenta inovatif yang siap mendorong dekarbonisasi,” katanya.

Pihaknya juga menyoroti pentingnya kepastian hukum dan ketersediaan tenaga kerja terampil untuk menarik lebih banyak investasi di sektor energi bersih.

VinFast telah resmi menjadi anggota Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), yang memperkuat eksistensinya di pasar domestik dan membuka akses terhadap kerja sama industri dan regulasi.

Dengan target pemerintah Indonesia untuk mencapai 2 juta unit mobil listrik dan 12 juta unit motor listrik pada 2030, keberadaan VinFast menjadi katalis penting dalam merealisasikan ambisi tersebut.

“Kami hadir bukan hanya sebagai pelaku industri, tapi sebagai mitra dalam misi nasional. VinFast berkomitmen untuk menjadi bagian dari solusi dalam membangun masa depan mobilitas yang bersih, inklusif, dan berkelanjutan bagi Indonesia,” tutup Kariyanto. (IP)


Tags Terkait :
Vinfast VF3 GIIAS 2025
I

Ilham Pratama

Reporter

Penggemar dunia otomotif yang mulai meliput sejak 2010. Hobi membaca, traveling dan bersepeda. Pengguna Kawasaki Athlete...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Ini Mobil Yang Paling Banyak Dites Di IIMS 2025, Bukan Merek Jepang

Gelaran Indonesia International Motor Show 2025 telah usai.

1 tahun yang lalu


First Drive
FIRST DRIVE: VinFast VF3

VinFast VF3 resmi diluncurkan di Indonesia.

1 tahun yang lalu


Berita
Ternyata, Segini Harga Jual VinFast VF3

VinFast VF3 baru saja diluncurkan di Indonesia pada ajang IIMS 2025.

1 tahun yang lalu


Berita
VinFast Pakai Strategi Ini Untuk Bersaing Di Pasar EV Indonesia

Vinfast menambah line up terbaru mobil listrik mereka untuk pasar Indonesia. Ada strategi khusus yang membuatnya percaya diri mampu bersaing.

1 tahun yang lalu


Berita
Vinfast VF3 Dihargai Rp 227.650.000

Mini SUV tenaga listrik paling kompetitif di Indonesia?

1 tahun yang lalu

Berita
Honri Boma EV, Alphard Mini Yang Punya Dimensi Lebih Besar Dari VF3 dan Air EV

Honri Boma EV dipastikan meluncur di IIMS 2025. Simak perbandingan dimensinya.

1 tahun yang lalu

Berita
Alasan Changan Lumin Kurang Beredar Di Pasaran

Selain Deepal yang disegmentasikan untuk konsumen EV medium to high, Changan sendiri punya mobil listrik terjangkau yakni Lumin. Begini nasibnya.

1 bulan yang lalu


Mobil Listrik
VinFast VF2 Meluncur Dengan Harga Mulai Rp 120 Jutaan, Adik VF3 Berdimensi Lebih Mungil

Harga VinFast VF 2 di Vietnam sekitar Rp 128 juta. Mobil listrik mungil ini resmi meluncur dengan dimensi lebih kecil dari VF 3 dan jarak tempuh 210 km.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

6 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

7 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

8 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

10 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

11 jam yang lalu