Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Stok SPBU Vivo Dan BP Akan Normal Akhir Oktober?

Pihak Shell dan Exxon masih melakukan proses internal
Berita
Rabu, 15 Oktober 2025 12:30 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Stok BBM di SPBU Vivo dan BP diperkirakan paling telat akan normal lagi di awal bulan November (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER- PT Pertamina Patra Niaga menyampaikan bahwa kargo bahan bakar minyak (BBM) yang diimpor untuk badan usaha pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta masih menunggu kesepakatan negosiasi.

"(Untuk badan usaha) masih menunggu final (negosiasi), kalau kargo pesanan Pertamina sudah sesuai jadwal," ujar Pj Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, pekan ini (13/10). 

Roberth, seperti dikutip dari Antara, juga menyampaikan hingga saat ini masih bernegosiasi dengan PT Vivo Energy Indonesia (Vivo) dan PT Aneka Petroindo Raya (APR)-AKR Corporindo Tbk (pengelola SPBU BP).

Baik pihak Pertamina Patra Niaga, Vivo, dan BP sebelumnya sudah sepakat menindaklanjuti kerja sama impor bahan bakar minyak (BBM) ke pembicaraan yang lebih teknis.

BACA JUGA

Tahapan pembahasan di antara mereka soal impor bahan bakar tersebut akan membahas hal-hal seperti kesepakatan perihal dokumen pernyataan dalam rangka menjaga good corporate governance (GCG) dan regulasi, seperti pernyataan antimonopoli, pencucian uang, penyuapan dan sejenisnya.

Dari tahapan tersebut masih akan berlanjut ke pembahasan lebih detail tentang pengadaan untuk kemudian masih akan diteruskan pembicaraan tentang aspek komersial dan inspeksi bersama yang akan dilakukan.

Pihak Pertamina Patra Niaga akan banyak berperan dalam hal penyediaan bahan bakarnya. 

"Selanjutnya, tahap akhir adalah pengiriman kargo yang sudah disepakati sekitar pekan ketiga Oktober," kata Roberth mengisyaratkan.

Dijabarkan lagi oleh Roberth, untuk pengiriman kargo bahan bakar untuk Vivo dan BP melalui Pertamina Patra Niaga akan dilakukan dalam satu paket yang sama. 

Sementara itu, penyedia BBM swasta lain seperti Shell dan Exxon masih belum melanjutkan pembicaraan untuk topik yang serupa. Dikabarkan pihak Shell di Indonesia masih melakukan koordinasi dengan pihak kantor pusat mereka di London, Inggris.

Untuk pihak Exxon sendiri juga masih akan mencermati keberadaan stok bahan bakar mereka untuk kebutuhan bulan November depan. Karena stok mereka disebutkan masih di tingkat yang memadai. (EW)

Stok BBM di SPBU Shell diperkirakan masih belum normal sampai akhir bulan Oktober (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Tags Terkait :
Spbu Swasta
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak, BBM Nasional Dalam Kondisi Stabil

Pasokan BBM di SPBU swasta masih terjadi kelangkaan.

1 hari yang lalu


Berita
BBM Nonsubsidi Bisa Segera Turun Harga Lagi

Diperkirakan paling cepat akhir bulan Juli 2026 akan ada penyesuaian harga lagi mengiringi turunnya harga minyak global.

1 minggu yang lalu


Berita
Etanol 10 Persen Jadi Standar Baru BBM 2027, Siap Menggunakan Bensin Campuran?

Etanol E10 akan menjadi campuran wajib bensin mulai 2027. Begini penjelasan ahli mengenai dampaknya terhadap mesin mobil.

2 minggu yang lalu


Berita
Solar B50 Sudah Masuk SPBU, Harga Rp6.800 Per Liter

Pembelian tetap pakai barcode karena masuk kategori bahan bakar bersubsidi.

3 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

1 menit yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

2 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

3 jam yang lalu


Berita
Sebagai Pendatang Baru, BAW Perkenalkan Produknya Di GIIAS 2026

Model MPV premium akan rilis resmi akhir tahun ini

4 jam yang lalu


Berita
Toyota Kijang Innova Reborn Masih Tetap Dipertahankan Di Indonesia

– Toyota Kijang Innova Reborn masih memiliki tempat penting di pasar Indonesia.

5 jam yang lalu