Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Apa Yang Terjadi Apabila Ada Kerusakan Pada Baterai atau Inverter Mobil Hybrid e-Power?

Secara garis besar sistem hybrid series ini bekerja dengan hanya mengandalkan motor listrik sebagai penggeraknya atau electric driven
Berita
Kamis, 14 Agustus 2025 08:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
e-power (Foto :Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Sistem hybrid series menjadi salah satu dari banyaknya sistem hybrid yang saat ini dikembangkan. Secara garis besar, sistem hybrid series ini bekerja dengan hanya mengandalkan motor listrik sebagai penggeraknya atau electric driven. Sedangkan mesin bakar hanya punya tugas untuk mensuplai listrik untuk baterainya.

Sistem ini yang kemudian menjadi pilihan beberapa pabrikan salah satunya yang paling menonjol adalah Nissan, di mana mereka menyebutnya sebagai e-Power.

Dengan skema penggerak electric driven, maka mobil-mobil Nissan ataupun pengguna hybrid series lainnya seperti Daihatsu dengan Rocky e-Smart dapat merasakan sensasi berkendara ala mobil listrik yang cukup tenang, spontan dan juga hening. 

Hal ini berbeda dengan model hybrid pararel seperti milik Toyota Innova Zenix Hybrid, Honda CR-V dan lainnya yang kinerja mesinnya bahu-membahu dengan motor listrik dalam menggerakkan mobil. Mobil model pararel hybrid ini dapat bekerja full elektrik ataupun antara mesin dan motor listrik bekerja secara berbarengan.

BACA JUGA

Pada kesempatan ini kita akan membahas beberapa hal yang bisa saja terjadi pada sebuah mobil dengan sistem hybrid series.

Head of Sales and Product Nissan Motor Distribution Indonesia (NMDI), Bima Aristantyo memberikan beberapa paparan mengenai sistem kerja hybrid series, apa yang terjadi apabila terjadi kendala pada baterai ataupun pada inverternya.

Apakah yang terjadi bila baterai kondisi baterai sudah tidak baik atau rusak

“Sebuah mobil dengan sistem hybrid series akan tetap bisa berjalan dengan normal. Hanya saja akan muncul pop up notifikasi mengenai kondisi baterai apabila sudah sangat buruk,” jelas Bima saat dihubungi Otodriver, Selasa (12/08/2025).

Bima melanjutkan, bahwa mesin akan lebih sering hidup untuk melakukan suplay daya pada baterai. Akibat mesin yang sering menyala itu akan berpengaruh pada efisiensi penggunaan bahan bakar. “Tidak akan optimal dan tentunya tidak mencapai efisiensi yang menjadi target sebuah mobil hybrid,” imbuhnya.

Pada kondisi terburuk, sistem hybrid series e-power ini masih masih bisa berjalan walau baterai sudah sangat buruk kondisinya dan hanya mengandalkan suplai dari mesin tanpa ada proses charging.

“Ini hal yang cukup ekstrem dan bisa dilakukan hanya untuk kondisi emergency saja,” sambungnya.

Apabila ada kerusakan pada inverter

Perlu diketahui bahwa pada mobil listrik dan hybrid terdapat perangkat yang disebut sebagai inverter. 

Secara umum inverter pada mobil hybrid baik itu hybrid series atau hybrid apparel berfungsi untuk mengubah arus searah (DC) dari baterai menjadi arus bolak-balik (AC) yang dibutuhkan oleh motor listrik dan juga komponen listrik lainnya. Selain itu inverter juga berperan dalam sistem pengereman regeneratif, mengubah energi kinetik menjadi energi listrik untuk disimpan kembali di dalam baterai.

Lalu apakah yang terjadi apabila terjadi kerusakan pada inverter?

Pada mobil hybrid series, tidak bisa jalan. “Hal ini dikarenakan inverter merupakan satu-satunya pintu untuk in dan out arus listrik dari generator ke baterai maupun dari baterai ke motor,” tutupnya. (SS)


Tags Terkait :
Hybrid Series E-power
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Kenali Dua Metode Kinerja Hybrid Paling Dasar Ini

Pada dasarnya mobil hybrid dibagi menjadi dua metode kerja yakni series hybrid dan pararel hybrid.

6 hari yang lalu


Mobil Listrik
Porsche Pionir Teknologi Hybrid Yang Berevolusi Jadi REEV

Porsche pionir teknologi hybrid series REEV melalui Lohner-Porsche Mixte 1901, yang menjadi dasar evolusi sistem range extender modern seperti Chevrolet Volt dan Nissan e-Power.

1 minggu yang lalu


Berita
Mengenal Lebih Dekat Dengan Range Extender Electric Vehicle (REEV)

REEV disebut sebagai jembatan untuk merasakan kelembutan dan kesenyapan EV tanpa ada range Anxiety.

4 bulan yang lalu


Berita
Fakta Yang Bikin Mobil EREV (Extender Range Electric Vehicle) Disebut Solusi Masa Depan

Renault EREV masa depan EV Eropa: CEO François Provost soroti range extender dengan mesin bensin generator untuk jarak tempuh lebih jauh.

2 bulan yang lalu


Terkini

Tips
Ini Kata Pakar Soal Pemakaian B50 Yang Patut Diperhatikan

Harus lebih peduli terhadap kondisi mesin.

4 jam yang lalu


Truk
Truk Lagi-Lagi Rem Blong di Bekasi, Hilangkan Nyawa Sia-Sia

Perawatan kendaraan menjadi salah satu pangkal masalah.

8 jam yang lalu


Berita
Kelahiran Kembali Pajero Sudah Dekat, Mitsubishi Sebar Teaser Instrumen Legendaris

Mitsubishi memastikan All New Pajero 2026 hadir dengan instrumen multi meter digital, sasis ladder frame, dan mesin 2.4 liter untuk kemampuan off-road sesungguhnya.

9 jam yang lalu


Berita
EV Tiongkok Indomobil Group Alami Kenaikan Harga Serempak

Saat ini cukup banyak mobil listrik asal Tiongkok yang bernaung di bawah Indomobil Group.

10 jam yang lalu


Berita
Ferrari Luce Dijual Lebih Murah di Cina dan Laris Manis

Ferrari resmi meluncurkan sedan listrik kontroversial Luce di pasar China setelah debut globalnya di Roma pada akhir Mei lalu.

15 jam yang lalu