Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mulai Euro 4 Ke Atas, Cairan AdBlue Diperlukan Oleh Sebagian Truk Diesel, Apa Itu?

Cairan berbahan dasar urea ini, menurunkan kadar NOx pada emisi mesin diesel, sehingga lebih ramah lingkungan.
Berita
Kamis, 24 Maret 2022 16:00 WIB
Penulis : Benny Averdi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Demi mewujudkan lingkungan yang ‘lebih hijau’ pabrikan kendaraan berlomba-lomba menerapkan teknologi untuk menurunkan emisi gas buang.  Mulai dari penggunaan Exhaust Gas Recirculation (EGR) hingga Selective Catalityc Reduction (SCR) yang bekerja dengan cairan berbahan urea.

Cukup unik, aplikasi SCR bukan pada mesin sebagai sumber penghasil emisi, melainkan hanya pada sistem gas buangnya saja, alias pada knalpot.

“Sistem SCR ini, hanya bekerja pada saluran gas buang saja, tidak mempengaruhi kinerja mesin, juga maintenance free,” ujar Handi Lim, Sales Development Head, PT UD Astra Motor Indonesia, Agen Pemegang Merek kendaraan UD Trucks di Indonesia.

SCR ini, juga terdapat pada Quester Euro 5 yang baru saja diluncurkan secara virual, Kamis (24/3). Pada merek lain, ada juga yang sudah menggunakan SCR untuk menurunkan kadar NOx pada emisi gas buangnya, seperti Hino maupun Mercedes-Benz.

BACA JUGA

SCR ini, bekerja dengan cairan AdBlue yang nantinya akan diproses dalam chamber SCR, untuk bereaksi dengan NOX, dan diurai menjadi air.

Memang, ada tambahan biaya untuk pembelian AdBlue ini, namun terbayarkan dengan kondisi mesin yang lebih baik, emisi yang lebih bersih.

“Untuk konsumen UD Trucks Quester Euro 5, akan mendapatkan 800 liter AdBlue, ini cukup banyak, karena satu liter AdBlue bisa digunakan untuk sejauh 75 km,” tutur Handi. Ia juga mengatakan, harga seliter AdBlue sekitar Rp 10 ribu, sehingga ada penambahan biaya tetapi tidak signifikan.

“Untuk Jakarta-Surabaya saja, diperkirakan hanya menamah Rp 110 ribu saja,” ungkapnya.


Tags Terkait :
UD Trucks Quester Euro 5 SCR
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Truk
2025 Penuh Tantangan, UD Trucks Indonesia Tutup Tahun dengan Langkah Strategis

Di tengah tantangan tersebut, UD Trucks Indonesia menutup tahun 2025 dengan sejumlah langkah transformasi strategis, termasuk di 2026 nanti.

1 hari yang lalu


Berita
Sudah BIsa Beli Tiket GIIAS 2025 Lebih Awal, Segini Harganya

Akan ada 40 mobil launching perdana di GIIAS 2025 kali ini.

4 bulan yang lalu


Truk
Memperingati Setengah Abad Di Indonesia, Astra UD Trucks Tambah Pelayanan Di Kalimantan

Menyediakan fasilitas penjualan hingga ketersediaan suku cadang yang lebih lengkap.

4 bulan yang lalu


Berita
Sukses di Tahun Ini, UD Trucks Siapkan Produk Baru Tahun Depan

Mencetak tiga pencapaian terbaiknya di tahun ini, UD Trucks Indonesia optimistis dengan pasar nasional tahun depan sekaligus menyiapkan produk terbarunya.

11 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Fitur ADAS Xpeng G6 Canggih Di Luar Nalar

Xpeng menjadi salah satu merek baru yang hadir di Indonesia. Fitur mereka tergolong canggih untuk model di segmennya.

13 menit yang lalu


Berita
Hyundai Kembali Tancap Gas di ASEAN Cup™ 2026, Ini Hasil Undian Resminya

Hyundai kembali menggar ASEAN Hyundai Cup™ 2026.

9 jam yang lalu


Berita
Jepang Import 3 Model Toyota Dari AS Dengan Posisi Setir Kiri

Guna mendapatkan keseimbangan neraca dagang Jepang-AS, Toyota impor Tundra LHD ke Jepang langsung, meski menggunakan setir kiri.

13 jam yang lalu


Berita
BYD Rilis Gambar Dua Model Flagship Terbaru Mereka, Berikut Bocorannya

BYD merilis gambar teaser resmi yang mengonfirmasi kehadiran dua model flagship terbaru di jajaran Ocean Series.

14 jam yang lalu


Truk
Hino 500 Series Kuasai Segmen Medium Duty Truck Selama 25 Tahun

Pangsa pasarnya tahun 2025 mencapai 56 persen di kondisi dunia otomotif yang kurang kondusif

17 jam yang lalu